Patah Kaki

DAFTAR ISI
- Apa Itu Patah Kaki?
- Jenis-Jenis Patah Kaki
- Penyebab Patah Kaki dan Tungkai
- Faktor Risiko Patah Kaki
- Gejala Patah Kaki dan Tungkai
- Diagnosis Patah Kaki
- Pengobatan Patah Kaki
- Apa Kata Studi tentang Penggunaan Gypsum untuk Patah Kaki?
- Komplikasi Patah Kaki dan Tungkai
- Pencegahan Patah Kaki dan Tungkai
- Kapan Harus ke Dokter?
Apa Itu Patah Kaki?
Patah kaki biasanya terjadi akibat cedera atau kecelakaan. Contohnya seperti jatuh, kecelakaan kendaraan bermotor, atau cedera saat berolahraga.
Biasanya perawatan patah kaki bergantung pada lokasi dan tingkat keparahannya.
Jika patah kaki cukup parah, bisa jadi diperlukan pembedahan untuk memasang alat penyangga dalam tulang, agar tetap rata saat penyembuhan.
Sementara itu, patah tulang yang lebih ringan bisa diobati dengan gips atau belat dan bidai.
Jenis-Jenis Patah Kaki
Ada banyak jenis patah kaki, hal ini tergantung dari bagian kaki yang terkena.
Salah satunya adalah patah bagian tungkai, atau keseluruhan bagian kaki dari pangkal paha hingga telapak kaki.
Berikut ini beberapa jenis patah kaki dan tungkai yang umum terjadi:
1. Patah tulang pinggul
Patah tulang pinggul umumnya terjadi pada orang tua, sering kali disebabkan oleh cedera seperti jatuh.
Tulang pinggul terhubung langsung dengan kaki, sehingga cedera ini dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk bergerak.
Selain itu, patah tulang pinggul juga bisa terjadi pada tulang yang sudah lemah akibat kondisi seperti kanker atau osteoporosis.
2. Patah tulang paha (fraktur femur)
Patah tulang kaki dan tungkai juga bisa terjadi pada bagian paha. Tulang paha adalah tulang terpanjang di tubuh dan sangat kuat. Tulang ini membantu kamu berjalan, berlari, dan berdiri tegak.
Trauma atau cedera pada batang tulang paha dapat menyebabkannya patah, yang kemudian memicu rasa sakit yang signifikan dan kehilangan fungsi.
Nyeri, kehilangan rentang gerak, dan berkurangnya kekuatan setelah patah tulang paha dapat memengaruhi pinggul dan lutut, yang semakin mengganggu mobilitas.
3. Fraktur tibialis plateau
Kondisi ini terjadi ketika lutut mengalami puntiran yang kuat selama trauma.
Tibialis plateau adalah tempat di mana tulang kering dan tulang paha bertemu di bagian lutut.
4. Patah tulang kering (Fraktur Tibia/Fibula)
Patah tulang ini terjadi di bagian tulang kering atau tibia dan fibula (tulang di bagian luar pergelangan kaki).
Tulang ini terletak di tungkai bagian bawah dan membantu membentuk bagian dari sendi pergelangan kaki.
Kadang-kadang, hanya salah satu tulang, baik tibia atau fibula, yang patah.
5. Fraktur jones
Fraktur jones adalah jenis cedera pada bagian tulang metatarsal kaki kelima. Metatarsal kelima adalah tulang panjang di kaki yang terhubung ke jari kelingking.
Biasanya, trauma ringan seperti berlari atau melompat dapat menyebabkan patah tulang di bagian ini.
Pada beberapa kasus, bisa juga terjadi fraktur stres, yaitu jenis fraktur yang biasanya disebabkan oleh tekanan berulang pada tulang.
6. Fraktur lisfranc
Fraktur lisfranc adalah patah dan dislokasi pada kaki bagian tengah, tepatnya di antara pergelangan kaki dan jari kaki.
Di bagian ini, banyak tulang kaki bersatu untuk membantu kaki bergerak dengan benar.
Kondisi ini dapat terjadi saat kamu memutar kaki saat berolahraga. Terutama saat bergerak di tanah yang tidak rata, atau dalam kecelakaan kendaraan bermotor.
Penyebab Patah Kaki dan Tungkai
Tulang kaki dan tungkai umumnya kuat dan tidak mudah patah. Namun, ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan patah pada tulang ini, yaitu:
- Kecelakaan mobil atau motor. Tulang kaki dan tungkai dapat patah saat lutut membentur dashboard ketika terjadi kecelakaan mobil, atau membentur aspal saat kecelakaan motor.
- Jatuh. Terutama dari tempat yang tinggi, dapat mematahkan salah satu tulang kaki dan tungkai.
- Penggunaan berlebihan. Ada kemungkinan untuk mendapatkan fraktur stres, retakan kecil di tulang saat sering tertekan, seperti lari jarak jauh. Fraktur stres juga dapat terjadi dengan aktivitas seperti balet dan bola basket.
- Cedera Olahraga. Trauma selama olahraga kontak, seperti seni bela diri atau sepak bola, juga dapat menyebabkan patah tulang kaki dan tungkai.
Fakta tentang Patah Kaki
1. Stres dan kecemasan dapat memperlambat penyembuhan patah kaki.
2. Anak-anak dan remaja yang mengalami patah tulang kaki lebih cepat sembuh dibandingkan dengan orang dewasa.
3. Diet kaya nutrisi terutama kalsium dapat membantu mempercepat penyembuhan patah kaki.
4. Patah kaki dapat memengaruhi kondisi mental, terutama karena seseorang mengalami keterbatasan gerak.
Faktor Risiko Patah Kaki
Seperti dijelaskan sebelumnya, penyebab utama kondisi ini adalah tekanan berulang atau berlebihan pada kaki.
Kondisi tersebut umumnya lebih rentan menyerang atlet olahraga, seperti:
- Pelari.
- Pemain sepak bola.
- Penari balet.
- Pemain basket.
- Pemain hoki.
Cedera juga dapat menyebabkan patah tulang jika tulang melemah karena penyakit atau kondisi, termasuk:
- Kista tulang.
- Kanker.
- Diabetes.
- Osteoporosis.
- Artritis reumatoid (RA).
- Tumor.
Gejala Patah Kaki dan Tungkai
Ada beberapa tanda atau gejala saat seseorang mengalami kondisi ini, yaitu:
- Munculnya suara retakan di bagian tulang yang patah.
- Jika patah tulangnya parah, maka hal ini bisa memengaruhi bentuk kaki menjadi aneh. Bahkan pada beberapa kasus, kondisi ini sampai menyebabkan tulang kaki menyembul keluar dari kulit.
- Kaki akan terlihat membengkak dan memar, sehingga pengidap akan merasakan nyeri yang hebat di area sekitar tulang yang patah. Terutama ketika mencoba untuk menggerakkannya atau bahkan sekedar disentuh.
- Kaki yang patah tampak lebih pendek dari pada kaki yang tidak patah.
Diagnosis Patah Kaki
Dokter perlu mengidentifikasi penyakit atau kondisi berdasarkan gejala dan tanda klinis yang dialami oleh pengidap.
Beberapa tindakan yang biasanya dilakukan dokter untuk mendiagnosis kondisi ini adalah:
- Pemeriksaan fisik. Dokter akan memeriksa bagian kaki yang terasa nyeri, bengkak, berubah bentuk, atau mengalami luka terbuka.
- Uji pencitraan. Pencitraan menggunakan sinar X mampu mengidentifikasi lokasi tulang yang patah dan mengetahui efek cedera pada persendian di sekitarnya.
Pengobatan Patah Kaki dan Tungkai
Pertolongan pertama sangat penting untuk kasus patah kaki dan tungkai. Jika kamu merasa kaki kamu atau orang lain patah, berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan:
1. Pertolongan pertama patah kaki
- Hindari terlalu banyak menggerakkan kaki yang cedera.
- Jaga agar kaki tetap lurus dan letakkan bantal atau pakaian di bawahnya untuk menopangnya.
- Jangan mencoba meluruskan kembali tulang yang bergeser.
- Jika ada luka terbuka, tutupi dengan perban steril, kain bersih, atau pakaian bersih.
- Jika orang yang patah tulang tampak pucat, kedinginan, dan berkeringat (karena syok), baringkan dan jaga agar tetap hangat dan tenang sampai bantuan medis datang.
Karena kondisi ini juga bisa terjadi pada anak-anak, orang tua juga perlu tahu langkah pertolongan pertama yang bisa dilakukan.
Cek langkah-langkahnya di sini → Anak Alami Patah Kaki, Lakukan 8 Penanganan Pertama Ini
2. Pertolongan medis untuk mengatasi patah kaki
Setelah melakukan pertolongan pertama dan bantuan medis datang, pengobatan akan dilakukan sesuai dengan kondisi yang terjadi. Perawatan dapat berbeda-beda, tergantung jenis dan lokasi patahnya.
Beberapa pilihan pengobatannya dapat meliputi:
- Imobilisasi. Tindakan pemasangan bidai atau gips untuk menjaga tulang agar tidak bergerak.
- Obat-obatan. Dokter mungkin meresepkan obat pereda nyeri untuk membantu mengatasi rasa sakit dan pembengkakan.
- Pembedahan. Kamu mungkin memerlukan pembedahan, tergantung pada tingkat keparahan patah kaki yang kamu alami.
- Fisioterapi. Setelah kaki sembuh dan dokter melepas gips atau bidai, kamu mungkin perlu menjalani fisioterapi, untuk memulihkan keterbatasan fisik akibat cedera.
Proses penyembuhan tentu butuh waktu. Apalagi jika kondisi yang dialami cukup parah.
Untuk tahu berapa lama kondisi ini bisa pulih, baca lebih lanjut di artikel ini → Ini Waktu yang Dibutuhkan untuk Sembuh dari Patah Kaki
Apa Kata Studi tentang Penggunaan Gypsum untuk Patah Kaki?
Menurut studi berjudul Treatment of broken legs before and after the introduction of gypsum yang dipublikasikan oleh Injury (1983) menyebut bahwa, gypsum atau plaster of Paris telah lama digunakan untuk menangani fraktur kaki dan tungkai, meskipun bahan sintetis baru kini banyak diperkenalkan.
Meskipun bahan sintetis lebih unggul dalam hal kekuatan, waktu pengeringan cepat, tahan air, dan kemampuannya untuk dilihat melalui sinar-X, gypsum tetap populer karena kenyamanan dan kemudahan penggunaannya.
Orthoplast dan perban sintetis fleksibel digunakan untuk penyangga gips, tetapi gypsum masih memiliki efektifitas dalam penanganan fraktur atau patah kaki.
Komplikasi Patah Kaki dan Tungkai
Bila tidak segera ditangani, kondisi ini dapat menimbulkan risiko komplikasi berikut ini:
- Sakit lutut atau pergelangan kaki.
- Penyembuhan yang buruk atau tertunda.
- Infeksi tulang (osteomielitis).
- Kerusakan saraf atau pembuluh darah.
- Sindrom kompartemen yang menyebabkan nyeri, pembengkakan hingga kecacatan pada otot di dekat tulang yang patah.
- Radang sendi.
- Panjang kaki yang tidak sama.
Pencegahan Patah Kaki dan Tungkai
Kondisi ini dapat dihindari dengan beberapa cara berikut ini:
- Memperkuat tulang. Konsumsi makanan kaya kalsium seperti susu, yogurt dan keju, yang bisa membuat tulang menjadi kuat.
- Bergonti-ganti olahraga, mampu mengurangi risiko keretakan tulang akibat tekanan yang sama berulang kali.
- Gunakan sepatu olahraga yang sesuai. Pilihlah sepatu yang cocok untuk dipakai saat menjalani olahraga favorit dan menggantinya secara rutin.
Kapan Harus ke Dokter?
Bila kamu mengalami patah kaki dan tungkai, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pengobatan.
Kamu juga perlu mengonsumsi kalsium untuk menjaga kepadatan tulang, baik dalam bentuk suplemen atau susu yang bisa dibeli di Toko Kesehatan Halodoc. Simak rekomendasinya pada artikel berikut ini:
- Ini Rekomendasi Susu Tinggi Kalsium untuk Menjaga Kesehatan Tulang.
- Ini 7 Rekomendasi Vitamin Tulang untuk Lansia agar Tetap Aktif dan Produktif.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Broken Leg.
WebMD. Diakses pada 2025. Broken Leg.
National Health Services. Diakses pada 2025. Broken Leg.
Very Well Health. Diakses pada 2025. Common Fractures of the Leg, Ankle, and Foot.
Injury. Diakses pada 2025. Treatment of broken legs before and after the introduction of gypsum.
Diperbarui pada 16 Januari 2025.
Frequently Asked Questions
1. Berapa lama sembuh patah kaki?
Waktu penyembuhan patah kaki biasanya antara 6 hingga 8 minggu, tergantung pada jenis patah tulang dan perawatan yang diberikan.
2. Apa yang terjadi jika tulang kaki patah?
Jika tulang kaki patah, tulang akan terpisah atau retak. Kondisi ini menyebabkan rasa sakit, pembengkakan, dan kesulitan bergerak. Perawatan medis diperlukan untuk menyatukan tulang kembali.
3. Apa ciri-ciri patah tulang kaki?
Ciri-ciri patah tulang kaki termasuk rasa sakit yang tajam, pembengkakan, memar, ketidakmampuan untuk menggerakkan kaki, atau tulang yang terlihat menonjol melalui kulit.