Fasidol

DAFTAR ISI
- Apa Itu Fasidol?
- Peringatan Sebelum Menggunakan Fasidol
- Dosis dan Aturan Pakai Fasidol
- Apa Kata Studi tentang Paracetamol?
- Cara Menggunakan Fasidol dengan Benar
- Cara Menyimpan Fasidol
- Efek Samping Fasidol
- Interaksi Fasidol
- Kontraindikasi Fasidol
- Kesimpulan
- Frequently Ask Question
Fasidol adalah obat untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri, seperti pada kasus sakit kepala dan sakit gigi.
Obat Fasidol mengandung paracetamol 500 mg. Paracetamol atau acetaminophen bekerja dengan cara menghambat produksi prostaglandin, senyawa yang menyebabkan rasa sakit dan demam.
Produk Fasidol
Mengandung paracetamol 500 mg, bisa digunakan untuk meringankan sakit pada kondisi sakit kepala, sakit gigi, serta menurunkan demam.
Selain paracetamol, obat ini juga mengandung caffeine untuk meredakan sakit kepala, sakit gigi, sakit pada otot, nyeri yang mengganggu, dan menurunkan demam yang biasanya muncul saat flu atau pasca vaksinasi.
Mengandung paracetamol 650 mg untuk mengatasi demam serta sebagai pereda nyeri pada kondisi sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri ringan lainnya.
Mengatasi demam dan sebagai pereda sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri ringan lainnya pada bayi serta anak-anak.
Mengandung paracetamol 120 mg tiap 5 ml. Obat ini bisa digunakan untuk mengurangi sakit kepala, sakit gigi, nyeri pasca operasi, serta menurunkan demam saat flu dan pasca imunisasi.
Uuntuk mengurangi rasa nyeri pada sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri setelah operasi. Bisa juga digunakan untuk menurunkan demam pada influenza dan setelah vaksinasi.
Apa Itu Fasidol?
- Golongan: Analgesik dan antipiretik (pereda nyeri dan penurun demam).
- Kategori: Obat bebas terbatas.
- Manfaat Fasidol: Meredakan demam, sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot, dan nyeri ringan hingga sedang lainnya.
- Dapat digunakan oleh: Anak-anak dan dewasa (tergantung bentuk dan dosisnya).
- Fasidol untuk ibu hamil dan ibu menyusui: Fasidol mengandung paracetamol yang umumnya dinilai aman untuk digunakan saat hamil dan menyusui. Namun, obat ini tetap perlu digunakan dengan hati-hati dan sebaiknya sesuai anjuran dokter.
- Bentuk obat: Tersedia dalam bentuk tablet, kaplet, dan suspensi (cairan).
Peringatan Sebelum Menggunakan Fasidol
Meskipun Fasidol tergolong aman, beberapa kondisi perlu diperhatikan sebelum menggunakannya:
- Beri tahu dokter jika kamu memiliki alergi terhadap paracetamol.
- Konsultasikan diri dengan dokter jika kamu sedang hamil, menyusui, atau hendak menjalani program hamil.
- Beri tahu dokter jika kamu sedang menjalani terapi pengobatan lainnya, baik itu obat resep, obat herbal, atau suplemen dan vitamin.
- Jika kamu memiliki gangguan hati atau sedang mengonsumsi alkohol secara berlebihan, penggunaan Fasidol perlu sangat berhati-hati karena paracetamol diproses di hati. Dosis berlebih atau penggunaan jangka panjang bisa meningkatkan risiko kerusakan hati.
- Fasidol sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan obat lain yang juga mengandung paracetamol, agar tidak terjadi overdosis tanpa disadari.
- Selalu baca label kemasan obat lain sebelum digunakan bersamaan.
Anggota keluarga alami demam? Berikut ini Pilihan Obat Penurun Demam yang Ampuh untuk Orang Dewasa.
Dosis dan Aturan Pakai Fasidol
Dosis Fasidol bervariasi tergantung usia dan bentuk sediaan obat. Berikut ini dosis umum Fasidol:
Fasidol Kaplet (paracetamol 500 mg)
- Dewasa dan anak di atas usia 12 tahun: 3-4 kali sehari, 1 kaplet.
- Anak usia 6-12 tahun: 3-4 kali sehari, ½-1 kaplet.
Fasidol Syrup (paracetamol 120 mg/5 ml)
- Anak usia 0-1 tahun: ½ sendok takar (2.5 ml), 3-4 kali sehari.
- Anak usia 1-2 tahun: 1 sendok takar (5 ml), 3-4 kali sehari.
- Anak usia 2-6 tahun: 1-2 sendok takar (5-10 ml), 3-4 kali sehari.
- Anak usia 6-9 tahun: 2-3 sendok takar (10-15 ml), 3-4 kali sehari.
- Anak usia 9-12 tahun: 3-4 sendok takar (15-20 ml), 3-4 kali sehari.
Fasidol Drop 15 ml
- Anak di bawah usia 1 tahun: 0. 6 ml, diberikan 3-4 kali sehari.
- Anak usia 1-2 tahun: 0.6-1.2 ml, diberikan 3-4 kali sehari.
Jangan melebihi dosis harian yang dianjurkan, dan hindari penggunaan lebih dari 3 hari berturut-turut tanpa pengawasan tenaga medis.
Apa Kata Studi tentang Paracetamol?
Penelitian yang diterbitkan dalam Pain and Therapy pada tahun 2015 mengevaluasi efektivitas penggunaan paracetamol oral dalam menangani demam dan nyeri pada anak-anak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa:
- Paracetamol berfungsi sebagai analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam), direkomendasikan sebagai pilihan utama untuk mengatasi demam serta nyeri ringan hingga sedang pada bayi dan anak-anak.
- Dosis yang dianggap optimal adalah 15 mg per kilogram berat badan, dengan efektivitas yang terbukti lebih baik dibanding plasebo, serta setara dengan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen dan ketoprofen.
- Keunggulan lain dari paracetamol adalah profil keamanannya yang baik, serta dapat diberikan kepada anak-anak dari berbagai kelompok usia. Ini berbeda dengan beberapa NSAID yang penggunaannya terbatas pada usia tertentu.
Jika mengalami demam, jangan panik dulu. Cari tahu selengkapnya, ini Pertolongan Pertama Demam Tinggi pada Orang Dewasa.
Fakta tentang Paracetamol
1. Zat aktif paracetamol umumnya akan mulai bekerja dalam waktu satu jam setelah dikonsumsi.
2. Pada anak-anak, paracetamol biasanya mulai memberikan rasa nyaman dan mengurangi gejala dalam waktu sekitar 30 menit setelah diminum.
3. Paracetamol diperbolehkan untuk dikonsumsi dengan dosis maksimal 8 tablet (500 mg) per hari.
Cara Menggunakan Fasidol dengan Benar
Berikut ini cara menggunakan Fasidol dengan benar:
- Fasidol bentuk cair (suspensi). Kocok terlebih dahulu sebelum digunakan. Gunakan sendok atau alat takar yang disediakan, bukan sendok makan biasa.
- Fasidol bentuk tablet atau kaplet. Telan tablet/kaplet dengan air putih, jangan dikunyah jika tidak ditujukan untuk dikunyah.
- Obat bisa diberikan bersama atau tanpa makanan.
- Beri jeda minimal 4 jam antar dosis atau ikuti petunjuk dokter.
- Jika demam atau nyeri tidak juga mereda setelah 3 hari, konsultasikan ke dokter.
Ketahui Ini Bahayanya Jika Mengonsumsi Obat Tidak Sesuai Dosis.
Cara Menyimpan Fasidol
Penyimpanan yang baik akan menjaga efektivitas obat hingga masa pakainya. Berikut ini cara menyimpan obat Fasidol:
- Simpan pada suhu ruangan (di bawah 30° Celsius), jauhkan dari paparan langsung sinar matahari.
- Hindari menyimpan obat di tempat yang lembap seperti kamar mandi.
- Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
- Untuk bentuk cair, pastikan tutup botol selalu tertutup rapat setelah digunakan.
- Pastikan untuk selalu menyimpan obat di wadahnya, agar kualitasnya tetap terjaga.
Sebelum menentukan obat yang tepat, Ketahui Jenis-Jenis Demam serta Cara Mengatasinya terlebih dahulu.
Efek Samping Fasidol
Secara umum, Fasidol jarang menyebabkan efek samping jika digunakan dengan benar. Namun, penggunaan dalam waktu lama dan dosis besar dapat menyebabkan masalah pada organ hati.
Interaksi Fasidol
Kandungan paracetamol dalam Fasidol bisa berinteraksi dengan beberapa obat lain, seperti:
- Penggunaan obat anti-kejang seperti fenitoin atau karbamazepin bersamaan dengan paracetamol dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi hati.
- Obat pengencer darah seperti warfarin, berisiko menyebabkan perdarahan lebih tinggi jika dikonsumsi bersama paracetamol dalam jangka panjang.
- Mengonsumsi paracetamol bersamaan dengan obat lain yang juga mengandung zat aktif yang sama dapat meningkatkan kemungkinan overdosis tanpa disadari.
Kontraindikasi Fasidol
Fasidol tidak disarankan untuk digunakan pada:
- Pasien dengan gangguan hati berat.
- Pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap paracetamol.
- Pasien dengan gangguan metabolisme paracetamol (kondisi genetik langka).
- Ibu hamil dan menyusui tanpa rekomendasi dokter.
Kesimpulan
- Fasidol adalah obat dengan kandungan paracetamol yang efektif untuk meredakan demam serta nyeri ringan hingga sedang pada anak-anak maupun dewasa.
- Paracetamol atau dikenal juga sebagai acetaminophen, bekerja dengan menghambat pembentukan prostaglandin zat kimia dalam tubuh yang berperan dalam menimbulkan rasa sakit dan meningkatkan suhu tubuh saat demam.
Namun, seperti obat lainnya, penggunaan Fasidol tetap memerlukan perhatian terhadap dosis, aturan pakai, serta kondisi kesehatan pengguna agar obat bekerja dengan baik dan terhindar dari efek samping.
Mau tahu lebih jauh mengenai Fasidol atau memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan? Tanyakan langsung pada dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc.
Fasidol kini bisa dibeli dengan mudah dan praktis di Toko Kesehatan Halodoc. Produk kesehatannya 100% asli (original). Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.
Referensi:
Web MD. Diakses pada 2025. Acetaminophen (Paracetamol): Uses, Dosage, and Side Effects.
Healthline. Diakses pada 2025. Paracetamol vs Ibuprofen: Which Should You Use?
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Pain Relievers: What to Know About Acetaminophen.
Pain and Therapy. Diakses pada 2025. Recent Advances in Pediatric Use of Oral Paracetamol in Fever and Pain Management.
Ifars. Diakses pada 2025. Fasidol Caplet.
NHS. Diakses pada 2025. Paracetamol.
Halodoc. Diakses pada 2025. Fasidol.
MIMS Indonesia. Diakses pada 2025. Fasidol Paracetamol.
Satu Sehat Kemenkes. Diakses pada 2025. Paracetamol 500 mg Tablet (Fasidol).
Frequently Ask Question
1. Fasidol obat apa?
Fasidol adalah obat yang mengandung paracetamol untuk meredakan nyeri dan menurunkan demam.
2. Fasidol Forte obat apa?
Fasidol Forte adalah varian Fasidol dengan dosis paracetamol lebih tinggi, digunakan untuk nyeri sedang hingga berat dan demam.
3. Fasidol Paracetamol 500 mg obat apa?
Fasidol Paracetamol 500 mg adalah obat dengan kandungan paracetamol 500 mg per tablet, digunakan untuk mengatasi nyeri dan demam.