Penyebab Keloid
Pahami seputar penyebab keloid agar kamu bisa mencegah pembentukannya.

Keloid terbentuk akibat respons tubuh yang berlebihan dalam proses penyembuhan luka.
Saat kulit mengalami cedera, tubuh akan memproduksi kolagen, yaitu protein yang membantu pembentukan jaringan parut.
Namun, pada kasus keloid, produksi kolagen berlangsung secara berlebihan, sehingga jaringan parut tumbuh lebih besar dari area luka awal.
Meskipun keloid bisa terjadi pada siapa saja, terdapat beberapa faktor yang meningkatkan risikonya:
- Jenis Kulit: Individu dengan kulit lebih gelap, seperti keturunan Afrika, Asia, dan Hispanik, memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk mengalami keloid.
- Riwayat Keluarga: Seseorang yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat keloid lebih berisiko mengembangkan kondisi serupa.
- Jenis Luka: Luka akibat jerawat, tindikan, operasi, atau luka bakar lebih sering menyebabkan keloid.
- Usia: Keloid lebih umum terjadi pada individu berusia 10-30 tahun.
Walaupun penyebab pasti dari pertumbuhan keloid masih belum sepenuhnya dipahami, penelitian menunjukkan bahwa faktor genetik berperan besar dalam perkembangan kondisi ini.
Jika dalam keluarga terdapat riwayat keloid, maka seseorang memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk mengalaminya juga.
Selain itu, luka yang mengalami penyembuhan lambat atau infeksi lebih rentan menyebabkan keloid berkembang.
Jika punya pertanyaan lain terkait keloid, segera hubungi dokter spesialis kulit di Halodoc. Mereka bisa memberikan informasi yang lebih lengkap tentang keloid. Tunggu apa lagi? Pakai Halodoc sekarang juga!
Referensi: