Kenali Penyebab Penyakit Kelenjar Tiroid dari Jenisnya

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD   11 Maret 2025

Kelenjar tiroid berfungsi menghasilkan hormon yang berperan penting dalam mengontrol banyak fungsi vital tubuh.

Kenali Penyebab Penyakit Kelenjar Tiroid dari JenisnyaKenali Penyebab Penyakit Kelenjar Tiroid dari Jenisnya

DAFTAR ISI

  1. Penyakit Tiroid Disebabkan oleh Apa?
  2. Apa Ciri Penyakit Tiroid?
  3. Apa Kata Riset?
  4. Kapan Perlu ke Dokter?
  5. FAQ

Kelenjar tiroid adalah organ penting yang berfungsi menghasilkan hormon tiroid. Hormon ini berperan dalam mengatur berbagai proses dalam tubuh, termasuk metabolisme, pertumbuhan, dan perkembangan.

Kelainan pada kelenjar ini berdampak pada perubahan hormonal yang signifikan, keseimbangan, dan kesehatan tubuh.

Terdapat dua jenis utama penyakit tiroid, yaitu hipertiroidisme dan hipotiroidisme. Hipertiroidisme terjadi ketika kelenjar tiroid memproduksi terlalu banyak hormon tiroid, sedangkan hipotiroidisme terjadi ketika kelenjar ini tidak menghasilkan cukup hormon tiroid.

Penyakit Tiroid Disebabkan oleh Apa?

Seperti telah disebutkan sebelumnya, penyakit pada kelenjar tiroid terbagi menjadi dua jenis, yaitu hipotiroidisme dan hipertiroidisme. Beberapa jenis hipotiroidisme yang umum terjadi antara lain:

1. Tiroiditis

Tiroiditis adalah kondisi ketika tiroid mengalami peradangan atau pembengkakan. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan produksi hormon tiroid dalam kelenjar tiroid. Beberapa jenis tiroiditis termasuk:

  • Tiroiditis Hashimoto. Penyakit autoimun ketika sel tubuh menyerang dan merusak jaringan tiroid. Gangguan kesehatan ini sering kali terjadi secara genetik.
  • Tiroiditis postpartum. Kondisi ini terjadi pada 5 sampai 9 persen wanita setelah melahirkan.
  • Tiroiditis akut. Peradangan akut yang terjadi pada kelenjar tiroid yang biasanya terjadi karena infeksi bakteri atau virus.

2. Kekurangan yodium

Kekurangan yodium adalah penyebab umum hipotiroidisme pada beberapa wilayah yang memiliki pasokan yodium terbatas.

Kelenjar tiroid membutuhkan yodium untuk memproduksi hormon tiroid. Kurangnya asupan yodium dalam diet dapat mengganggu fungsi tiroid dan menyebabkan hipotiroidisme.

3. Kelenjar tiroid tidak berfungsi

Dalam beberapa kasus, kelenjar tiroid tidak berfungsi dengan baik sejak lahir atau akibat kelainan genetik. Kondisi ini populer dengan hipotiroidisme kongenital.

Bayi yang lahir dengan penyakit tiroid ini membutuhkan pengobatan segera untuk mencegah dampak yang serius pada pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Sementara itu, beberapa jenis hipertiroidisme yang umum terjadi, antara lain: 

4. Penyakit graves

Penyakit Graves adalah penyebab paling umum dari hipertiroidisme. Kelainan ini merupakan gangguan autoimun ketika sistem kekebalan tubuh menyerang tiroid, menyebabkan produksi hormon tiroid yang berlebihan. Salah satu tanda khas penyakit Graves adalah pembesaran tiroid atau gondok.

5. Nodul tiroid

Ini dapat menjadi penyebab hipertiroidisme jika nodul tersebut menjadi terlalu aktif dan menghasilkan hormon tiroid secara mandiri.

Nodul tiroid tunggal memiliki nama lain nodul tiroid beracun, sedangkan kelenjar tiroid dengan beberapa nodul namanya gondok multinodular toksik.

6. Tiroiditis

Tiroiditis juga dapat menyebabkan hipertiroidisme. Dalam kasus tiroiditis pada hipertiroidisme, kelenjar tiroid mengalami peradangan yang mengakibatkan pelepasan hormon tiroid yang berlebihan ke dalam darah.

7. Kelebihan yodium

Meskipun yodium sangat penting untuk produksi hormon tiroid, jumlahnya yang berlebihan dalam tubuh juga dapat menyebabkan hipertiroidisme. Konsumsi makanan atau suplemen yang mengandung yodium dalam jumlah berlebihan dapat mengganggu keseimbangan hormon tiroid.

Apa Ciri Penyakit Tiroid?

Beberapa gejala penyakit kelenjar tiroid, seperti iritasi mata dan gondok.

Penyakit kelenjar tiroid dapat menunjukkan berbagai gejala yang mungkin terjadi pada seseorang yang mengalaminya. Namun, penting untuk kamu ketahui bahwa gejala dapat bervariasi dan sering kali mirip dengan gejala kondisi medis lainnya. Gejala yang umum pada kondisi hipertiroidisme, yaitu:

  • Kecemasan, mudah marah, dan perasaan gugup berlebihan.
  • Kesulitan tidur atau insomnia.
  • Penurunan berat badan meskipun nafsu makan tetap baik.
  • Pembesaran tiroid atau gondok.
  • Kelemahan otot dan tremor.
  • Gangguan menstruasi seperti siklus tidak teratur atau berhenti.
  • Sensitivitas terhadap panas dan mudah berkeringat.
  • Masalah penglihatan atau iritasi mata.

Sementara itu, gejala yang umum terjadi pada hipotiroidisme, antara lain: 

  • Kelelahan yang berlebihan dan terasa lemas.
  • Kenaikan berat badan meskipun makan dalam jumlah normal.
  • Kesulitan konsentrasi dan kehilangan memori.
  • Menstruasi yang tidak teratur atau perdarahan hebat.
  • Rambut kering, kasar, dan rontok.
  • Suara yang parau.
  • Sensitivitas terhadap suhu dingin.

Apa Kata Riset?

Penelitian yang dipublikasikan dalam Thyroid Research menyoroti pentingnya mengelola fungsi tiroid selama kehamilan dan mengatasi masalah infertilitas yang terkait dengan gangguan tiroid. 

Gangguan tiroid selama kehamilan dapat mempengaruhi baik ibu maupun bayi. Oleh sebab itu, proses diagnosis dan pengobatan yang tepat sangat penting. 

Studi ini juga membahas peran penting USG leher dalam mengikuti perkembangan kanker tiroid yang diferensiasi pada tahap lanjut.

Ini menunjukkan bahwa teknologi canggih ini dapat meningkatkan akurasi diagnostik dan pengawasan klinis.

Kapan Perlu ke Dokter?

Kamu perlu memeriksakan penyakit tiroid ke dokter jika mengalami gejala-gejala berikut:

  • Penurunan atau kenaikan berat badan yang signifikan tanpa alasan yang jelas.
  • Merasa sangat lelah meskipun telah cukup tidur.
  • Depresi atau kecemasan yang tiba-tiba dan tidak biasa.
  • Sering kedinginan atau kepanasan.
  • Kulit yang menjadi kering dan kasar atau rambut yang tiba-tiba rontok atau menjadi sangat halus.
  • Siklus menstruasi yang tidak teratur atau berubah-ubah.

Jika kamu mengalami gejala tersebut, segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Sebab, gejala penyakit kelenjar tiroid yang tidak mendapatkan penanganan segera dapat berdampak negatif pada kesehatan secara keseluruhan. Kamu bisa membaca artikel 5 Hal yang Perlu Diketahui tentang Kelenjar Tiroid untuk mendapatkan informasi lain seputar kelenjar tiroid.

Curiga Muncul Gangguan di Kelenjar Tiroid? Segera Hubungi Dokter Ini untuk tahu perawatan terbaiknya.

Seringnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, memeriksa gejala yang kamu alami, dan mungkin akan memesan tes darah untuk mengukur tingkat hormon tiroid dalam tubuhmu.

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Thyroid Disease.
WebMD. Diakses pada 2020. Thyroid Problems.
Thyroid Research. Diakses pada 2025. The thyroid in pregnancy and infertility – challenges, diagnostics, and treatment.

FAQ

1. Apa ciri-ciri orang terkena tiroid?

Ciri-ciri yang bisa menandakan gangguan tiroid meliputi:

  • Hipotiroidisme (tiroid kurang aktif): Kelelahan, penambahan berat badan, kulit kering, rambut rontok, sensitif terhadap dingin, sembelit, dan depresi.
  • Hipertiroidisme (tiroid terlalu aktif): Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, detak jantung cepat atau tidak teratur, kecemasan, tremor (gemetar), intoleransi terhadap panas, peningkatan keringat, dan perubahan pada siklus menstruasi.

2. Tiroid bisa disembuhkan dengan cara apa?

Pengobatan gangguan tiroid tergantung pada jenis dan penyebabnya:

  • Hipotiroidisme: Biasanya diobati dengan terapi penggantian hormon tiroid sintetis (seperti levothyroxine) untuk menormalkan kadar hormon tiroid.
  • Hipertiroidisme: Pengobatan mungkin meliputi obat antitiroid (seperti methimazole), pengobatan radioaktif iodine untuk mengurangi fungsi tiroid, atau pembedahan untuk mengangkat sebagian atau seluruh kelenjar tiroid.

3. Hipertiroid disebabkan oleh apa?

Hipertiroid bisa disebabkan oleh beberapa kondisi, termasuk:

  • Penyakit Graves: Sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang kelenjar tiroid sehingga menyebabkannya terlalu aktif.
  • Nodul tiroid: Benjolan atau nodul dalam tiroid yang bisa menjadi terlalu aktif dan menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid.
  • Tiroiditis: Peradangan kelenjar tiroid yang terkadang menyebabkan ‘leak’ hormon tiroid yang berlebihan ke dalam darah.