Trust Issue: Ciri-Ciri dan Cara Efektif Mengatasinya

7 menit
Ditinjau oleh  dr. Caisar Dewi Maulina   07 Februari 2025

Ada berbagai macam tanda trust issues, seperti sukar percaya dengan orang lain, sering berpikiran negatif, dan hobi stalking.

Trust Issue: Ciri-Ciri dan Cara Efektif MengatasinyaTrust Issue: Ciri-Ciri dan Cara Efektif Mengatasinya

DAFTAR ISI


Trust issue apa artinya? Trust issue artinya ketidakmampuan seseorang untuk sepenuhnya percaya kepada orang lain dalam hubungan atau situasi tertentu. Ini bisa berkaitan dengan ketidakpercayaan terhadap niat, integritas, atau kemampuan seseorang untuk memenuhi janji atau kewajiban mereka.  

Kepercayaan ini bisa muncul dalam berbagai konteks, termasuk hubungan pribadi, pekerjaan, dan banyak aspek kehidupan sehari-hari. Ketidakpercayaan atau trust issues dalam bahasa gaul bisa memiliki dampak negatif pada hubungan, produktivitas, dan kesejahteraan secara keseluruhan. 

Lantas, apa ciri-ciri dan cara mengatasinya? Simak penjelasannya berikut ini. 

Tanda-Tanda Trust Issues 

Saat ini, istilah trust issues sudah semakin populer di masyarakat. Bahkan banyak yang secara terang-terangan menyebut dirinya memiliki trust issue, yang biasa mereka sebut sebagai “my trust issue”. 

My trust issue artinya sebuah istilah untuk menggambarkan seseorang yang memiliki ketidakpercayaan atau sulit mempercayai orang lain. 

Penting untuk mengetahui tanda-tanda trust issues untuk mengantisipasi memburuknya relasi dan kualitas hidup.

Nah, berikut tanda-tandanya yang perlu kamu ketahui:

1. Fokus pada hal negatif

Jika kamu sering berasumsi tentang hal terburuk dan lebih memperhatikan kelemahan orang lain daripada kelebihannya, itu mungkin merupakan tanda adanya masalah kepercayaan.

2. Merasa harus melakukan segalanya

Kamu kesulitan mengandalkan orang lain untuk menindaklanjuti sesuatu, termasuk kesulitan bekerja sebagai bagian dari tim.

3. Curiga berlebihan

Kamu selalu mempersiapkan diri untuk pengkhianatan, kekecewaan, atau motif tersembunyi berikutnya. 

4. Menghindari keintiman

Keintiman membutuhkan kerentanan, dan orang-orang yang memiliki masalah kepercayaan berusaha menghindari perasaan rentan dengan cara apa pun. 

5. Menyimpan dendam

Ketika sekali saja seseorang merusak kepercayaan atau mengecewakanmu, maka kamu tidak akan pernah melupakannya. 

6. Mengingat-ingat kesalahan masa lalu

Tidak mempercayai pasangan atau teman, sehingga kamu sering mengungkit masalah masa lalunya.

7. Tidak suka bercerita tentang pribadi

 Trust issues membuat kamu lebih suka menyimpan segala sesuatu sendiri. 

8. Menghindari komitmen

Hubungan yang berkomitmen memerlukan kepercayaan dan kerentanan dari semua orang yang terlibat.  kedua hal inilah yang dihindari oleh orang dengan trust issue  

9. Stalking

ketika memiliki masalah kepercayaan, kamu selalu mencari bukti untuk membuktikan apakah seseorang jujur atau tidak. 

10. Penyendiri

Kamu lebih memilih sendirian ketimbang terlibat dengan orang, untuk menghindari perbedaan pendapat dan masalah ke depannya.

Cara Mengatasi Trust Issues

Sekarang, kamu sudah tahu kan, trust issue artinya apa? Kabar baiknya, ada beberapa upaya yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi masalah ini, antara lain: 

1. Belajar berpikir positif 

Biarkan diri berlatih mempercayai orang lain dari hal-hal kecil. Cobalah untuk lebih memahami diri sendiri, termasuk perasaan dan pemikiran. Ini akan membantu kamu mengidentifikasi pola pikiran negatif dan menggantinya dengan yang positif.

2. Hindari godaan untuk stalking

Menguntit atau memata-matai orang lain dapat dengan mudah menjadi perilaku obsesif yang hanya akan memperburuk masalah kepercayaan.

Alihkan perhatian dari orang lain dan fokus pada diri sendiri. Luangkan waktu untuk merenungkan kebahagiaan dan pertumbuhan pribadi, bukan kehidupan orang lain. 

Mau tahu lebih jauh mengenai stalking? Baca di artikel ini: “Sering Stalking Mantan Bisa Ganggu Kesehatan Mental”.

4. Luangkan waktu untuk mengenal orang baru

Jangan langsung mempercayai orang sebelum kamu mengenal mereka.

Banyak orang dengan masalah kepercayaan cenderung terlalu cepat percaya, sehingga membuat kamu terjebak dalam polanya.

5. Berkomunikasi dengan pasangan/keluarga 

Berhati-hatilah untuk tidak menuduh atau menyalahkan. Sebaliknya, komunikasikan dengan jelas bagaimana perasaan dan apa yang kamu butuhkan. 

Misalnya saat pasangan pulang terlambat, kamu bisa menjelaskan betapa kamu khawatir dan ingin mengetahui kabarnya. Bukannya malah berprasangka buruk dengannya.

Apabila kamu masih mengalami kesulitan dalam mengatasinya, jangan ragu untuk tanyakan langsung pada psikolog profesional di Halodoc dengan biaya yang terjangkau.

Penyebab Trust Issue

Ada berbagai hal yang membuat seseorang mengalami trust issue, antara lain:

1. Pengkhianatan atau pengalaman buruk dalam relasi pribadi

Trust issue dalam hubungan yang sebelumnya bisa menjadi penyebab masalah ini muncul di kemudian hari.

Trust issue dalam hubungan artinya sebuah kondisi ketika seseorang mengalami krisis kepercayaan pada pasangan atau orang lain. Kondisi ini disebabkan akibat ketidakjujuran, perselingkuhan, atau pengkhianatan dalam hubungan.

Trauma dari hubungan masa lalu bisa membuat seseorang sulit mempercayai orang baru, bahkan dalam hubungan yang sehat.

2. Pengalaman selalu diawasi

Ketika seseorang merasa dikontrol atau terlalu dipantau, mereka bisa kehilangan rasa kebebasan dan percaya terhadap orang-orang di sekitarnya.

Hal ini sering terjadi dalam lingkungan kerja yang toksik, hubungan yang penuh kontrol, atau lingkungan keluarga yang terlalu mengekang.

3. Pernah mengalami penipuan

Individu yang pernah menjadi korban penipuan, baik secara finansial, emosional, atau profesional, cenderung menjadi lebih waspada dan sulit mempercayai orang lain.

Contohnya, seseorang yang pernah tertipu dalam investasi mungkin akan sangat skeptis terhadap tawaran investasi baru, meskipun sah.

4. Pengaruh media dan informasi

Paparan terhadap berita hoaks, teori konspirasi, atau propaganda bisa menimbulkan trust issue terhadap institusi, media, bahkan individu tertentu.

Artinya trust issue bisa berasal dari ketidakpastian dalam informasi yang beredar, sehingga membuat orang sulit membedakan mana yang dapat dipercaya dan mana yang tidak.

5. Pengalaman masa kecil yang buruk

Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang tidak stabil, seperti sering dibohongi, diabaikan, atau mengalami kekerasan emosional, dapat mengembangkan trust issue hingga dewasa.

Ketidakmampuan untuk mengandalkan figur orang tua atau pengasuh dapat membentuk pola ketidakpercayaan dalam hubungan interpersonal.

Dampak Trust Isu pada Kesehatan

Ketidakpercayaan yang berlebihan tidak hanya berdampak pada kehidupan sosial, tetapi juga dapat mempengaruhi kondisi emosional dan mental seseorang.

Berikut adalah beberapa dampak trust issue yang perlu diwaspadai.

  • Kesulitan dalam membangun hubungan. Seseorang dengan trust issue cenderung sulit menjalin hubungan yang sehat dan langgeng, baik dalam pertemanan, keluarga, maupun percintaan.
  • Rasa cemas dan overthinking. Ketidakpercayaan dapat memicu kecemasan berlebihan, sering merasa curiga, dan terus-menerus memikirkan kemungkinan buruk dalam suatu hubungan.
  • Isolasi sosial. Takut dikhianati atau disakiti bisa membuat seseorang menarik diri dari interaksi sosial dan sulit membuka diri kepada orang lain.
  • Masalah dalam karier dan lingkungan kerja. Trust issue dapat menghambat kerja sama tim, sulit mempercayai rekan kerja, dan mengganggu komunikasi di tempat kerja.
  • Gangguan kesehatan mental. Ketidakpercayaan yang berlebihan dapat memicu stres, depresi, atau bahkan gangguan kecemasan sosial yang berkepanjangan.
  • Kesulitan dalam menerima bantuan. Orang dengan trust issue sering merasa ragu untuk meminta atau menerima bantuan, karena takut dimanfaatkan atau dikhianati.
  • Hubungan yang tidak stabil. Trust issue dapat menyebabkan sikap defensif, mudah cemburu, atau sulit berkomitmen, yang akhirnya membuat hubungan menjadi tidak sehat atau rentan berakhir.

Nah, itulah beberapa ciri dan cara mengatasi trust issue yang bisa kamu coba. 

Jadi trust issue artinya masalah atau kesulitan dalam mempercayai orang lain, yang biasanya disebabkan oleh pengalaman buruk, trauma, atau pengkhianatan di masa lalu.

Jika punya trust issue artinya kamu harus segera mengatasi kondisi ini agar tidak berdampak pada fisik dan mental. Segeralah berkonsultasi ke psikolog di Halodoc, untuk mendapatkan solusi terbaik bagi kondisimu.

Referensi:
Choosing Therapy. Diakses pada 2025. 13 Signs of Trust Issues & How to Get Over Them.
Very Well Mind. Diakses pada 2025. Why You May Have Trust Issues and How to Overcome Them.
Psych Central. Diakses pada 2025. How to Cope When Trusting Is a Challenge.
Thriveworks. Diakses pada 2025. Trust issues: Signs, causes, and how to overcome them.
Growingself.com. Diakses pada 2025. How to Deal With Trust Issues.

Frequently Asked Question

1. Apa artinya trust issue?

Trust issue merupakan ketidakmampuan seseorang untuk sepenuhnya percaya kepada orang lain dalam hubungan atau situasi tertentu. Ini bisa berkaitan dengan ketidakpercayaan terhadap niat, integritas, atau kemampuan seseorang untuk memenuhi janji atau kewajiban mereka.  ues.