Hidung Tersumbat? Ini Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   18 Maret 2025

Hidung tersumbat bisa sangat mengganggu pernapasan, terutama saat kamu akan tertidur.

Hidung Tersumbat? Ini Penyebab, Gejala, dan PengobatannyaHidung Tersumbat? Ini Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

DAFTAR ISI

  1. Penyebab Hidung Tersumbat
  2. Cara Mengatasi Hidung Tersumbat
  3. Apa Kata Riset?
  4. FAQ

Hidung tersumbat adalah kondisi ketika saluran hidung mengalami penyumbatan akibat pembengkakan pada jaringan di dalamnya. 

Peradangan bisa terjadi karena infeksi, alergi, atau iritasi lainnya. Kondisi ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama ketika bernapas saat tidur.

Itu mengapa, penting untuk memahami penyebab serta cara mengatasinya.

Kondisi ini bukan hanya akibat adanya lendir yang berlebihan, tetapi juga karena pembuluh darah di dalam hidung yang melebar akibat reaksi tubuh terhadap infeksi atau alergi. 

Dalam beberapa kasus, hidung tersumbat dapat menjadi gejala dari kondisi medis yang lebih serius, seperti sinusitis kronis atau polip hidung.

Penyebab Hidung Tersumbat

Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan hidung tersumbat, mulai dari infeksi ringan hingga kondisi kesehatan yang lebih serius. 

Berikut adalah beberapa penyebab yang paling umum:

1. Infeksi Virus

Infeksi virus seperti flu dan pilek adalah penyebab paling umum dari hidung tersumbat. 

Virus bisa menyebabkan peradangan pada saluran hidung, sehingga mengakibatkan pembengkakan dan produksi lendir berlebih. 

Jangan khawatir, hidung tersumbat akibat infeksi virus akan sembuh dalam waktu 7-10 hari.

2. Alergi

Alergi terhadap debu, serbuk sari, bulu hewan, atau polusi juga dapat memicu reaksi peradangan di saluran hidung. 

Saat tubuh bereaksi terhadap alergen, tubuh lalu melepaskan histamin. Akibatnya, reaksi yang terjadi adalah hidung tersumbat, bersin, dan mata berair.

3. Sinusitis

Sinusitis adalah peradangan pada sinus yang bisa bersifat akut atau kronis. 

Kondisi sinus yang meradang dapat menyebabkan penumpukan lendir., sehingga menyebabkan hidung tersumbat. 

Sinusitis juga menyebabkan sakit kepala, nyeri di sekitar wajah, dan batuk. Simak informasi lebih lengkap tentang Sinusitis – Gejala, Penyebab, Pencegahan & Pengobatannya berikut ini.

4. Polip Hidung

Kondisi polip hidung adalah pertumbuhan jaringan lunak di dalam saluran hidung yang dapat menghambat aliran udara dan menyebabkan hidung tersumbat. 

Penyakit ini lebih rentan menimpa pengidap asma atau alergi kronis.

5. Deviasi Septum

Dalam dunia medis, deviasi septum adalah kondisi saat dinding pemisah antara dua lubang hidung mengalami penyimpangan, sehingga salah satu sisi hidung lebih sempit. 

Hal ini dapat menyebabkan hidung tersumbat kronis, terutama pada satu sisi.

6. Iritasi Akibat Polusi atau Zat Kimia

Paparan asap rokok, polusi udara, atau bahan kimia yang kuat dapat mengiritasi saluran hidung, sehingga menyebabkan peradangan dan pembengkakan.

7. Kehamilan

Perubahan hormon selama kehamilan juga bisa menyebabkan peningkatan aliran darah ke selaput lendir hidung.

Alhasil, hal ini menyebabkan hidung tersumbat. Kondisi ini lebih rentan terjadi pada trimester kedua dan ketiga.

8. Penggunaan Dekongestan Berlebihan

Penggunaan semprotan hidung dekongestan dalam jangka panjang dapat menyebabkan efek rebound, yaitu hidung menjadi lebih tersumbat setelah efek obatnya habis.

Cara Mengatasi Hidung Tersumbat

Jika hidung tersumbat mengganggu aktivitas sehari-hari, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk meredakannya:

1. Menggunakan Uap atau Humidifier

Menghirup uap hangat atau menggunakan humidifier dapat membantu melembapkan saluran hidung dan mengurangi pembengkakan. 

Kamu bisa mencoba menghirup uap dari air panas dalam mangkuk atau mandi air hangat.

2. Menggunakan Larutan Saline (Air Garam)

Semprotan atau irigasi hidung dengan larutan saline dapat membantu membersihkan lendir yang menyumbat saluran hidung serta melembapkan jaringan hidung yang kering.

3. Mengonsumsi Cairan yang Cukup

Minum banyak air membantu mengencerkan lendir di dalam hidung, sehingga lebih mudah dikeluarkan. 

Konsumsi teh hangat, sup, atau air putih yang cukup dapat membantu meredakan hidung tersumbat.

4. Menggunakan Dekongestan

Obat dekongestan seperti pseudoefedrin atau semprotan hidung oksimetazolin dapat membantu mengurangi pembengkakan di saluran hidung. 

Namun, penggunaan semprotan hidung dekongestan tidak boleh lebih dari tiga hari berturut-turut untuk menghindari efek rebound.

Jangan sampai salah, begini cara menggunakan Dekongestan – Dosis, Manfaat, Cara Penggunaan & Efek Sampingnya.

5. Mengangkat Kepala Saat Tidur

Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi dapat membantu mengurangi tekanan di saluran hidung, sehingga pernapasan lebih lancar.

6. Menggunakan Bawang Putih atau Jahe

Bawang putih memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu melawan infeksi.

Sedangkan jahe memiliki efek antiinflamasi yang dapat mengurangi pembengkakan pada saluran hidung.

7. Menghindari Pemicu Alergi

Jika kondisi ini disebabkan oleh alergi, kamu perlu menghindari pemicu alergi seperti debu, serbuk sari, atau bulu hewan. 

Hal ini bisa membantu mencegah gejala semakin memburuk.

8. Menggunakan Minyak Esensial

Minyak esensial seperti minyak kayu putih atau peppermint dapat membantu membuka saluran hidung. 

Kamu bisa menghirup aroma minyak ini atau mencampurnya dengan air panas untuk terapi uap.

Jika tidak kunjung membaik, Ini Rekomendasi Dokter THT yang Bisa Dihubungi kapan pun dan di mana pun.

Apa Kata Riset?

Penelitian dalam International Journal of General Medicine mengulas tentang penyebab hidung tersumbat: 

  • Penyebabnya bisa karena halangan fisik di saluran hidung atau karena perubahan cara kita merasakan hal-hal. 
  • Studi ini menunjukkan bahwa peradangan pada lapisan hidung menyebabkan pembengkakan dan peningkatan produksi lendir. Keduanya berkontribusi pada rasa hidung yang tersumbat.
  • Selain itu, peradangan bisa mengubah cara kerja sensor di hidung kita, membuat kita merasa lebih tersumbat.

Jika hidung tersumbat tidak kunjung membaik setelah lebih dari 10 hari atau disertai dengan gejala lain seperti demam tinggi, nyeri wajah, atau perdarahan dari hidung, segera konsultasikan dengan dokter spesialis THT di Halodoc. 

Mereka bisa memberikan informasi dan saran perawatan yang tepat sekaligus meresepkan obat. 

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Pakai Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Nasal congestion: Symptoms and causes. 
Healthline. Diakses pada 2025. Nasal Congestion: Causes and Treatments. 
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Stuffy Nose (Nasal Congestion). 
International Journal of General Medicine. Diakses pada 2025. Pathophysiology of nasal congestion.

FAQ

1. Tekan apa jika hidung tersumbat?

Untuk membantu meredakannya, kamu bisa mencoba tekanan pada titik-titik akupresur di wajah. 

Tekan dengan lembut area di sekitar alis dan di bawah mata, dekat dengan tulang hidung untuk membantu mengurangi pembengkakan dan memperbaiki aliran udara.

2. Minum apa agar hidung tersumbat cepat hilang?

Minum air hangat atau teh hangat seperti teh jahe dapat membantu mengurangi kondisi ini. 

Cairan hangat membantu melembapkan saluran napas dan memudahkan pengeluaran lendir.

3. Hidung tersumbat saat tidur, apa solusinya?

Solusi untuk hidung tersumbat saat tidur meliputi:

  • Menggunakan humidifier di kamar untuk menjaga udara tetap lembap.
  • Meninggikan kepala saat tidur dengan bantal tambahan untuk membantu drainase sinus.
  • Menggunakan semprotan saline nasal atau strip nasal untuk membantu membuka saluran napas.
  • Menghindari alergen atau pemicu yang diketahui sebelum tidur, seperti debu atau bulu hewan peliharaan.