Dosis dan Aturan Pakai Antibiotik
Penting untuk mengetahui dosis dan aturan pakai antibiotik berikut agar kamu bisa menggunakannya dengan benar.

Dosis antibiotik dapat bervariasi bagi setiap individu, tergantung pada jenis bakteri penyebab infeksi serta tingkat keparahan kondisi yang dialami.
Berikut beberapa jenis antibiotik beserta dosis penggunaannya sesuai dengan infeksi yang diobati:
1. Amoxicillin (Golongan Penisilin)
Digunakan untuk mengobati infeksi telinga, hidung, dan tenggorokan dengan dosis sebagai berikut:
- Infeksi ringan hingga sedang:
- 500 mg secara oral setiap 12 jam, atau
- 250 mg secara oral setiap 8 jam, diberikan selama 10–14 hari.
- Infeksi parah:
- 875 mg secara oral setiap 12 jam, atau
- 500 mg secara oral setiap 8 jam, diberikan selama 10–14 hari.
2. Cefixime
Digunakan untuk mengobati gonore tanpa komplikasi dan berbagai infeksi bakteri lainnya:
- Untuk gonore tanpa komplikasi (dewasa):
400 mg sebagai dosis tunggal.
- Untuk infeksi saluran pernapasan bawah, infeksi saluran pernapasan atas, dan infeksi saluran kemih:
- Orang dewasa: 200–400 mg per hari, diberikan sebagai dosis tunggal atau dibagi dalam 2 dosis, tergantung tingkat keparahan infeksi.
- Durasi pengobatan berkisar 7–14 hari, disesuaikan dengan jenis serta tingkat keparahan infeksi.
- Untuk anak-anak:
- Usia 6 bulan hingga 10 tahun dengan berat <50 kg: 8 mg/kg setiap hari, diberikan sebagai dosis tunggal atau dalam 2 dosis terbagi.
- Usia >10 tahun dengan berat >50 kg: Dosisnya sama dengan dosis dewasa.
3. Erythromycin
Antibiotik ini tersedia dalam berbagai bentuk dan digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri, seperti infeksi bedah, gangguan saluran pernapasan, infeksi kulit dan jaringan lunak, serta infeksi akibat bakteri gram-negatif dan gram-positif.
A. Dalam Bentuk Intravena (Suntikan IV)
- Orang dewasa:
- 1–2 gram atau 25 mg/kg per hari, dibagi menjadi 2–4 dosis.
- Untuk infeksi berat, dosis dapat ditingkatkan hingga 4 gram atau 50 mg/kg per hari.
- Obat ini diberikan secara kontinu atau melalui infus intermiten selama 20–60 menit setiap 6 jam.
- Setelah 2–7 hari, penggunaan dapat dialihkan ke eritromisin oral.
- Anak-anak:
- 15–20 mg/kg per hari, dibagi menjadi dosis setiap 6 jam.
- Maksimal penggunaan hingga 4 gram per hari.
B. Dalam Bentuk Salep
- Konjungtivitis Neonatal (Bayi Baru Lahir):
Anak-anak: Oleskan salep sepanjang 1 cm ke dalam kantung konjungtiva bawah masing-masing mata.
- Infeksi Mata Superfisial:
- Orang dewasa: Oleskan salep sepanjang 1 cm ke mata yang terinfeksi hingga 6 kali sehari, tergantung tingkat keparahan infeksi.
- Anak-anak: Sama dengan dosis dewasa.
C. Dalam Bentuk Oral (Tablet/Kapsul/Larutan)
Digunakan untuk infeksi bedah, gangguan saluran pernapasan, infeksi kulit dan jaringan lunak, serta infeksi akibat bakteri gram-negatif dan gram-positif.
- Orang dewasa:
- 1–2 gram per hari, dibagi dalam 2–4 dosis.
- Pada infeksi berat, dosis dapat ditingkatkan hingga 4 gram per hari.
- Jika dosis melebihi 1 gram per hari, sebaiknya diberikan dalam lebih dari 2 dosis terbagi.
- Anak-anak:
- 30–50 mg/kg per hari, diberikan dalam 2–4 dosis terbagi.
Dengan mengikuti petunjuk penggunaan yang benar, antibiotik dapat bekerja secara efektif dalam mengatasi infeksi dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
Jika kamu butuh informasi lebih dalam tentang penggunaan obat antibiotik, konsultasikan dengan dokter. Mereka siap memberikan layanan konsultasi seputar penggunaan antibiotik sesuai dengan kondisi yang kamu alami. Tunggu apa lagi? Pakai Halodoc sekarang juga!
Referensi: