Di Manakah Letak Benjolan Kanker Testis?

“Gejala utama dari kanker testis adalah muncul benjolan pada testis. Letak benjolan kanker testis biasanya akan muncul pada salah satu bagian testis yang mengalami perkembangan sel kanker. Benjolan jarang muncul di kedua testis. Untuk itu, penting melakukan pemeriksaan mandiri kesehatan testis secara rutin.”
Halodoc, Jakarta – Testis adalah salah satu organ reproduksi pria yang berada dalam skrotum atau kantung testis. Testis memiliki peran penting dalam memproduksi sperma dan hormon testosteron yang memengaruhi fungsi seksual pada pria. Serupa dengan organ tubuh lainnya, testis pun memiliki risiko mengalami berbagai gangguan kesehatan, termasuk penyakit kanker.
Kanker testis menjadi salah satu penyakit yang berbahaya pada pria. Mengetahui gejala dari penyakit ini diperlukan agar penyakit ini bisa dideteksi lebih dini. Salah satu gejala yang kerap muncul adalah benjolan pada testis. Lalu, di manakah letak benjolan kanker testis akan muncul? Simak ulasannya di sini!
Letak Benjolan Kanker Testis
Kanker testis menjadi salah satu penyakit yang sering dialami oleh pria dengan usia 20-35 tahun. Kanker testis adalah penyakit yang terjadi ketika sel kanker berkembang pada jaringan testis.
Kanker testis terjadi ketika terdapat perubahan atau mutasi pada sel testis sehingga menyebabkan perkembangan sel abnormal yang tidak terkendali. Hampir semua kanker testis berawal pada sel germinal. Sel ini merupakan sel pada testis yang menghasilkan sperma belum matang.
Hingga saat ini belum diketahui secara pasti apa penyebab perubahan atau mutasi sel pada testis, tetapi ada beberapa faktor pemicu yang dapat menyebabkan kondisi ini meningkat.
Memiliki gangguan kesehatan pada testis, memiliki riwayat perkembangan testis yang tidak normal, memiliki riwayat keluarga dengan kanker testis, hingga usia di antara 20 – 35 tahun menjadi risiko terbesar penyebab kanker testis.
Penyakit ini bisa diatasi dengan beberapa pengobatan sejak dini. Untuk itu sangat penting mengetahui beberapa gejala terkait dengan kanker testis.
Salah satu gejala kanker testis adalah munculnya benjolan pada testis. Benjolan akan terasa kecil, tetapi saat sel kanker berkembang benjolan akan semakin membesar.
Biasanya, letak benjolan kanker testis muncul pada salah satu bagian testis. Benjolan jarang muncul di kedua testis. Biasanya, benjolan yang muncul akibat sel kanker tidak akan menyebabkan rasa nyeri pada pengidapnya.
Selain muncul benjolan, sel kanker pada testis bisa memicu pembengkakan pada testis yang mengalami perkembangan penyakit. Hal ini juga menyebabkan skrotum terasa berat dan tidak nyaman. Terkadang pengidap kanker testis juga akan merasakan skrotum yang mengeras.
Jadi, jika kamu mengalami perubahan pada testis, seperti muncul benjolan atau mengalami pembengkakan pada skrotum, sebaiknya segera tanyakan kondisi kesehatan kamu pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!
Pemeriksaan Mandiri pada Testis
Kamu bisa memastikan kondisi kesehatan testis dengan melakukan pemeriksaan mandiri di rumah. Waktu terbaik untuk melakukan pemeriksaan testis bisa dilakukan saat mandi dengan air hangat, saat berdiri, dan kondisi tubuh sedang rileks.
Berikut ini pemeriksaan yang bisa kamu lakukan, yaitu:
- Periksa Seluruh Testis
Saat posisi berdiri, periksa seluruh testis menggunakan ibu jari dan telunjuk. Pastikan jari-jari merasakan seluruh permukaan testis dengan baik. Pastikan kondisi testis dan kekencangan testis sama di salah satu bagian testis. Hal yang wajar dan normal jika kedua testis memiliki ukuran yang tidak sama besar.
- Pastikan Tidak Ada Benjolan
Saat memeriksa testis, pastikan tidak ada benjolan atau pembengkakan pada testis maupun skrotum.
- Periksa Secara Rutin
Jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan mandiri secara rutin minimal 1 bulan sekali. Saat melakukan pemeriksaan perhatikan ukuran, tekstur, hingga bentuk testis dan skrotum.
Itulah hal yang bisa dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan testis. Jika ada perubahan yang mencurigakan pada testis maupun skrotum sebaiknya segera lakukan pemeriksaan pada rumah sakit.
Referensi: