Cara Menampung Tinja dan Urine untuk Pasien yang Perlu Diketahui
Menampung tinja dan urine untuk sampel tes tidak bisa dilakukan sembarangan, ada cara yang perlu diikuti.

Proses penampungan tinja dan urine untuk keperluan medis memerlukan ketelitian agar sampel yang dihasilkan tetap higienis dan sesuai standar. Berikut adalah panduan praktis yang bisa kamu ikuti.
Cara Menampung Tinja (Sebelum Mendapat Pot Tinja)
Untuk pasien yang belum menerima pot tinja dari petugas, berikut langkah-langkahnya:
- Lapisi Toilet dengan Plastik: Sebelum buang air besar, lapisi bagian toilet dengan plastik agar tinja tidak terkena air atau urine.
- Ambil Sampel Tinja: Gunakan sendok atau alat bersih lainnya untuk mengambil sampel tinja sebesar seujung jari.
- Simpan dalam Plastik Bening: Letakkan sampel tinja dalam kemasan plastik bening yang baru dan bersih.
- Simpan di Suhu 2-8°C: Simpan sampel di suhu dingin dan pastikan waktu penyimpanan tidak melebihi 6 jam.
- Pindahkan ke Pot Tinja: Saat petugas datang, pindahkan tinja dari plastik ke pot yang telah disediakan menggunakan sendok.
- Bersihkan dan Labeli Pot: Bersihkan bagian luar pot, tempelkan label identitas yang sudah disediakan, lalu masukkan ke dalam kemasan plastik.
- Serahkan kepada Petugas: Berikan pot tinja yang sudah dikemas kepada petugas untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Untuk lebih lengkapnya, kamu juga bisa lihat di sini:
Cara Menampung Tinja pada Pasien yang Menggunakan Popok
Untuk pasien yang menggunakan popok, berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan:
- Lapisi Popok dengan Plastik: Lapisi bagian dalam popok dengan plastik baru dan bersih untuk mempermudah pengambilan tinja.
- Ambil Sampel Segera: Setelah buang air besar, segera ambil sampel sebesar seujung jari sebelum tinja terkena urine atau terserap popok.
- Simpan Sampel: Masukkan sampel tinja ke dalam kemasan plastik bening yang baru dan bersih.
- Simpan di Suhu 2-8°C: Sama seperti sebelumnya, simpan sampel dalam suhu dingin dan jangan lebih dari 6 jam.
- Pindahkan ke Pot Tinja: Saat petugas datang, pindahkan sampel ke pot tinja menggunakan sendok bersih.
- Bersihkan dan Tempel Label: Bersihkan bagian luar pot, pastikan label identitas sudah sesuai, dan masukkan ke dalam plastik kemasan.
- Serahkan ke Petugas: Serahkan pot tinja yang telah dikemas kepada petugas.
Untuk lebih lengkapnya, kamu juga bisa lihat di sini:
Cara Penampungan Urine
Selain tinja, urine juga sering diperlukan untuk analisis medis. Berikut adalah panduan penampungannya:
- Siapkan Pot Urine: Petugas akan memberikan pot urine dan plastik saat registrasi. Pastikan Anda membawa pot tersebut ke toilet.
- Bersihkan Area Kemaluan: Cuci tangan terlebih dahulu, kemudian bersihkan area kemaluan dengan sabun dan keringkan menggunakan tisu bersih.
- Buang Urine Awal: Mulailah buang air kecil seperti biasa dan buang urine yang keluar di awal proses.
- Tampung Urine: Tampung urine ke dalam pot hingga volume mencapai 30-60 mL (sekitar setengah hingga tiga perempat pot).
- Tutup Pot Rapat-rapat: Setelah selesai, tutup pot dengan rapat untuk mencegah kontaminasi.
- Bersihkan dan Labeli Pot: Bersihkan bagian luar pot, pasang label identitas yang disediakan, dan masukkan ke dalam kemasan plastik.
- Serahkan ke Petugas: Berikan pot urine yang telah dikemas kepada petugas untuk pemeriksaan.
Untuk lebih lengkapnya, kamu juga bisa lihat di sini:
Panduan di atas membantu memastikan bahwa sampel tinja dan urine tetap steril dan sesuai standar medis.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kamu dapat mendukung proses diagnosis dan pengobatan dengan lebih baik.
Jika kamu ragu, jangan segan untuk bertanya langsung kepada petugas medis!