Begini Cara Mencegah Vertigo Tanpa Menggunakan Obat
“Vertigo bisa datang kembali setiap saat, bisa ketika kamu sedang beraktivitas atau beristirahat. Inilah mengapa, kamu perlu tahu bagaimana mencegah vertigo kambuh tanpa harus mengonsumsi obat, sehingga kamu tetap bisa beraktivitas dengan nyaman setiap hari.”

Halodoc, Jakarta – Sakit kepala yang seperti berputar atau vertigo bisa terjadi secara tiba-tiba dan hanya sesekali. Namun, tidak menutup kemungkinan masalah kesehatan ini terjadi berulang kali atau kambuhan. Tak hanya mengakibatkan rasa sakit kepala yang seperti berputar, vertigo juga memicu munculnya rasa mual dan pergerakan mata yang tak terkontrol atau nistagmus.



Ada beberapa penyebab yang bisa menyebabkan seseorang mengalami vertigo. Contohnya seperti gangguan yang terjadi pada otak kecil yang berperan sebagai pengendali koordinasi tubuh atau vertigo sentral. Selain itu, masalah pada bagian pengatur keseimbangan tubuh yang berada di telinga bagian dalam atau vertigo perifer, juga bisa menjadi penyebab munculnya vertigo.
Sementara itu, beberapa kondisi vertigo juga bisa terjadi karena masalah kesehatan tertentu, misalnya penyakit Meniere, neuroma akustik, stroke, dan Benign Paroxysmal Positional Vertigo atau BPV. Vertigo yang sifatnya ringan dan hanya muncul sesekali bisa ditangani secara mandiri. Namun, jika sering kambuh, tandanya kamu perlu mendapatkan penanganan medis terbaik langsung dari dokter.
Mencegah Vertigo Tanpa Obat
Kambuhnya sakit kepala vertigo, terlebih yang terjadi secara tiba-tiba tentu bisa membuat kamu panik dan cemas. Guna mengatasi hal tersebut, kamu bisa melakukan beberapa cara berikut:
- Jangan panik dan tetap tenang.
- Duduk dan pejamkan mata sejenak apabila gejala vertigo datang ketika kamu sedang berada dalam posisi berdiri.
- Sebaiknya tidak berbaring miring dengan area kepala yang terserang vertigo.
- Pastikan kamu tidur dengan posisi kepala yang sedikit lebih tinggi.
- Penuhi asupan cairan harian.
Sementara itu, kamu bisa menjajal beberapa tips berikut ini untuk mencegah terjadinya kekambuhan vertigo.
- Hindari berdiri tergesa-gesa ketika kamu baru bangun tidur karena bisa mengakibatkan vertigo kambuh.
- Biasakan duduk sebentar setelah bangun tidur sebelum meninggalkan tempat tidur.
- Gerakkan kepala perlahan dan berhati-hati ketika kamu sedang beraktivitas.
- Hindari melakukan olahraga atau aktivitas fisik yang membutuhkan gerakan dengan kecepatan berlebih, seperti sepak bola atau basket.
- Tidak mengonsumsi minuman beralkohol dan merokok.
- Kurangi asupan makanan berlemak dan tinggi garam dalam menu makan sehari-hari.
- Saat mendengarkan musik dengan bantuan earphone, sebaiknya hindari volume yang terlalu keras.
Gerakan untuk Mengatasi Gejala Vertigo
Tidak panik dan segera duduk atau membaringkan badan serta memejamkan mata sejenak, sebenarnya cukup efektif untuk membantu meredakan masalah vertigo. Namun, kamu juga bisa melakukan beberapa gerakan untuk meredakan gejala yang muncul saat vertigo kambuh, yaitu:
- Manuver Epley
Langkah untuk melakukan gerakan manuver epley adalah sebagai berikut:
- Mulai dengan posisi duduk di kasur dan miringkan kepala sekitar 45 derajat ke arah yang terserang vertigo (bisa di bagian kanan maupun kiri).
- Atur bantal sehingga bisa membantu menopang punggung bagian atas. Jadi, posisi kepala terlihat sedikit mendongak ketika kamu berbaring.
- Secara perlahan dan hati-hati, kamu bisa menggerakkan badan untuk berbaring di kasur dengan posisi kepala masih miring sekitar 45 derajat. Tahan posisi tersebut selama sekitar 30 hingga 60 detik sampai rasa sakit kepala berkurang.
- Saat berbaring, posisikan kepala pada arah yang berlawanan sekitar 90 derajat, lalu pertahankan posisi tersebut selama 30 sampai 60 detik sampai rasa sakit berkurang.
- Arahkan tubuh menghadap ke bagian kepala yang miring sambil tetap mempertahankan posisi kepala.
- Apabila sakit kepala sudah berkurang, kamu bisa duduk kembali secara perlahan.
- Manuver Foster atau Half Somersault
Selain manuver epley, kamu juga bisa mencegah kekambuhan vertigo dengan melakukan manuver foster. Caranya adalah sebagai berikut:
- Mulailah dengan posisi berlutut, arahkan mata ke atas dan perhatikan langit-langit selama beberapa detik.
- Perlahan, bungkukkan tubuh sampai dahi bersentuhan dengan lantai dan berhadapan dengan kedua lutut seperti saat sedang bersujud. Tahan hingga 30 detik.
- Masih dalam posisi tersebut, miringkan kepala sekitar 45 derajat pada bagian yang terserang vertigo dan tahan selama 30 detik.
- Secara cepat, angkat kepala sampai sejajar dengan bagian punggung, sementara lutut dan tangan menyentuh bawah atau lantai. Tahan kepala pada kemiringan sekitar 45 derajat selama sekitar 30 detik.
- Gerakkan kepala pada posisi tegak sambil memiringkan tubuh ke arah yang terkena vertigo, coba berdiri perlahan.
- Apabila gejala vertigo belum mereda, ulangi gerakan ini sekitar 15 menit kemudian.
Jika gejalanya tak kunjung membaik, kamu bisa langsung bertanya pada dokter mengenai pengobatan vertigo dengan tepat. Nantinya, mungkin dokter akan meresepkan beberapa obat untuk membantu mengurangi gejala yang kamu rasakan. Tak perlu keluar rumah, kamu bisa langsung memesan obat dengan memanfaatkan fitur pharmacy delivery di aplikasi Halodoc. Pastikan kamu sudah download aplikasi Halodoc di ponselmu, ya!