Apakah yang Menyebabkan Perut Begah saat Hamil?

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Rizal Fadli   31 Januari 2022

“Penyebab perut begah saat hamil biasanya adalah hal-hal yang tidak disadari, misalnya mengonsumsi makanan tertentu. Jenis makanan yang bisa memicu peningkatan gas, seperti brokoli dan gorengan sebaiknya dibatasi. Selain itu, perut kembung juga bisa disebabkan oleh peningkatan hormon selama masa kehamilan.“

Apakah yang Menyebabkan Perut Begah saat Hamil?Apakah yang Menyebabkan Perut Begah saat Hamil?

Halodoc, Jakarta – Perut begah saat hamil bisa disebabkan oleh banyak faktor. Umumnya, kondisi ini mulai muncul saat usia kehamilan sudah semakin meningkat. Perut begah atau kembung seringkali dialami calon ibu pada usia kehamilan 29 minggu. Kondisi ini bisa membuat tidak nyaman, hingga memengaruhi aktivitas dan nafsu makan ibu hamil. 

Begah atau kembung adalah kondisi di mana perut terasa kencang dan penuh. Ukuran perut juga terasa lebih membesar saat kondisi ini terjadi. Perut begah bisa memberi sensasi tidak nyaman pada siapapun, terutama pada ibu hamil. Maka dari itu, penting untuk mengetahui penyebab kondisi ini terjadi sehingga cara penanganan yang tepat bisa segera dilakukan. 

Beragam Penyebab Perut Begah saat Hamil 

Rasa kembung atau begah saat hamil bisa disebabkan oleh ukuran janin di dalam perut yang semakin berkembang. Bayi yang terus bertumbuh bisa menekan perut ibu dan bisa juga membuat pencernaan melambat. Alhasil, perasaan begah atau perut penuh sering dialami ibu selama masa kehamilan. Selain itu, sensasi kembung juga bisa disebabkan oleh peningkatan kadar hormon progesteron saat hamil. 

Peningkatan hormon selama hamil bisa memicu efek relaksasi pada otot, termasuk otot pada saluran pencernaan. Hal ini kemudian menyebabkan sistem pencernaan ibu hamil melambat. Perut kembung juga bisa dipicu oleh masuknya gas berlebih ke dalam pencernaan. Gas bisa dipicu oleh makanan yang dikonsumsi, makan terburu-buru, serta akibat sisa proses pencernaan yang melambat. 

Bagaimana Cara Mengatasi Kondisi Ini? 

Mengatasi perut begah saat hamil bisa dilakukan dengan menghindari makanan atau minuman yang memicu kondisi ini semakin parah. Misalnya makanan atau minuman yang mengandung gas, seperti kembang kol, kubis, kacang-kacangan, gorengan, serta minuman bersoda. Sebagai gantinya, perbanyak konsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang. 

Selain itu, ada beberapa cara mengatasi kembung saat lain yang bisa dicoba untuk diterapkan, antara lain: 

  1. Hindari Makanan Tertentu 

Selain menghindari makanan yang memicu gas, ada jenis makanan lain yang sebaiknya dihindari agar kembung tidak memburuk. Ibu hamil sebaiknya menghindari makanan yang banyak mengandung gula fruktosa dan makanan berlemak. Sebab, jenis makanan ini bisa memicu kembung. 

  1. Atur Porsi Makan

Mengatur porsi makan selama hamil juga bisa membantu mengatasi kembung. Cobalah untuk makan dalam porsi kecil atau makan sedikit-sedikit. 

  1. Rutin Berolahraga  

Faktanya, berolahraga bisa memberi manfaat bagi ibu hamil maupun bayi yang ada di kandungan. Ibu bisa mencoba melakukan olahraga ringan, seperti berjalan kaki. Aktivitas fisik bisa membantu melancarkan pencernaan sehingga perut kembung bisa teratasi. 

  1. Hindari Rokok dan Alkohol 

Ibu hamil sebaiknya menghindari rokok dan minuman yang mengandung alkohol. Tidak hanya bisa memicu kembung, hal ini juga dapat memberi dampak berbahaya bagi kesehatan ibu dan janin. 

Jika perut begah saat hamil tidak kunjung membaik atau malah memburuk, sebaiknya segera pergi ke rumah sakit. Penanganan medis mungkin perlu dilakukan untuk mengatasi kondisi ini. Biar lebih mudah, gunakan aplikasi Halodoc untuk menemukan daftar rumah sakit yang bisa dikunjungi. Atur lokasi dan temukan daftar rumah sakit terdekat. Ayo, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store atau Google Play! 

Referensi:
Baby Center. Diakses pada 2022. Wind and Bloating in Pregnancy. 
Baby Center. Diakses pada 2022. Gas and bloating during pregnancy.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Gas in pregnancy: Why it happens, what to do.
Healthline. Diakses pada 2022. What Causes Abdominal Bloating?