Orphen

DAFTAR ISI
- Orphen Obat Apa?
- Peringatan Sebelum Menggunakan Orphen
- Dosis dan Aturan Pakai Orphen
- Apa Kata Studi tentang Chlorpheniramine Maleate?
- Cara Menggunakan Orphen dengan Benar
- Cara Menyimpan Obat Orphen dengan Benar
- Efek Samping Orphen
- Interaksi Orphen
- Kontraindikasi Orphen
- Kesimpulan
Orphen adalah obat golongan antihistamin yang mengandung bahan aktif chlorpheniramine maleate. Obat ini bekerja dengan cara menghambat aksi histamin, zat kimia yang diproduksi oleh tubuh ketika mengalami reaksi alergi.
Orphen banyak direkomendasikan untuk mengatasi gejala alergi seperti pilek, bersin-bersin, mata berair, serta gatal pada hidung, mata, tenggorokan atau kulit.
Produk Orphen: Orphen 4 mg 1 Kaplet
Orphen Obat Apa?
- Golongan: Antihistamin.
- Kategori: Obat bebas terbatas.
- Manfaat Orphen: Meredakan gejala alergi seperti pilek, bersin-bersin, mata berair, dan gatal pada mata, hidung, tenggorokan, atau kulit.
- Dapat digunakan oleh: Dewasa dan anak-anak sesuai anjuran dokter.
- Orphen untuk ibu hamil: Belum ada studi terkontrol terkait penggunaan Orphen pada ibu hamil. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.
- Orphen untuk ibu menyusui: Tidak direkomendasikan, karena kandungan di dalamnya dapat terserap ke dalam ASI. Selalu konsultasikan diri dengan dokter sebelum menggunakan Orphen.
- Bentuk obat: Kaplet.
Peringatan Sebelum Menggunakan Orphen
Sebelum mengonsumsi Orphen, berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Jangan gunakan Orphen jika kamu memiliki alergi terhadap chlorpheniramine atau komponen lain dalam obat ini.
- Hindari penggunaan pada bayi baru lahir atau prematur, serta penderita serangan asma akut.
- Konsultasikan dengan dokter jika kamu memiliki kondisi seperti glaukoma sudut sempit, hipertrofi prostat, retensi urin, penyakit liver, atau epilepsi.
- Informasikan kepada dokter jika kamu sedang mengonsumsi obat-obatan lain, termasuk obat resep, obat herbal, atau suplemen.
- Informasikan kepada dokter jika kamu memiliki kondisi khusus. Contohnya sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
- Orphen dapat menyebabkan kantuk. Oleh karena itu, hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin setelah mengonsumsi obat ini.
Selain Orphen, ada sejumlah obat antihistamin lain yang bisa digunakan untuk meredakan alergi. Simak selengkapnya pada artikel berikut: 5 Daftar Obat yang Mengandung Antihistamin untuk Pereda Alergi.
Dosis dan Aturan Pakai Orphen
Penggunaan Orphen harus sesuai dengan anjuran yang tertera pada kemasan atau resep dokter.
Berikut ini dosis umum penggunaan Orphen:
- Dewasa: 1 kaplet, 3-4 kali per hari.
- Anak usia 6-12 tahun: ½ kaplet, 3-4 kali per hari.
- Anak usia 2-6 tahun: ¼ kaplet, 3-4 kali per hari.
Konsultasikan dengan dokter sebelum memberikan Orphen kepada anak-anak usia di bawah 2 tahun.
Apa Kata Studi tentang Chlorpheniramine Maleate?
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Pharmacology pada Januari 1981 menilai efektivitas chlorpheniramine maleate dalam mengatasi gejala common cold.
Penelitian ini melibatkan 106 relawan yang menerima antihistamin tersebut empat kali sehari selama satu minggu. Hasilnya menunjukkan:
- Chlorpheniramine maleate secara signifikan efektif dalam meredakan gejala common cold tanpa peningkatan efek samping yang signifikan.
Common cold merupakan infeksi virus ringan di saluran pernapasan atas yang ditandai dengan gejala berupa hidung tersumbat, bersin, sakit tenggorokan, sakit kepala ringan, dan demam.
Mulai sekarang Jangan Anggap Remeh Alergi, Waspadai Tanda-Tandanya.
Fakta tentang Chlorpheniramine dalam Orphen
1. Chlorpheniramine terkadang dikombinasikan dengan obat lain seperti pseudoefedrin untuk mengatasi batuk dan pilek.
2. Chlorpheniramine membutuhkan waktu 30 menit hingga 1 jam untuk bekerja di dalam tubuh.
Cara Menggunakan Orphen dengan Benar
Untuk mendapatkan manfaat optimal dari Orphen, ikuti petunjuk berikut:
- Konsumsi Orphen sesuai dosis yang dianjurkan, jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa pengawasan medis.
- Jika lupa mengonsumsi obat, segera minum begitu teringat, kecuali jika sudah mendekati jadwal dosis berikutnya.
- Konsumsi obat sebelum atau sesudah makan.
- Telan kaplet secara utuh dengan segelas air putih.
- Hentikan penggunaan setelah gejala mereda dan jangan gunakan lebih dari 7 hari berturut-turut tanpa konsultasi dokter.
Cara Menyimpan Obat Orphen dengan Benar
Berikut ini cara penyimpanan obat Orphen dengan benar yang perlu kamu perhatikan:
- Simpan Orphen dalam wadah aslinya di tempat yang kering dan sejuk, jauh dari paparan sinar matahari langsung.
- Hindari menyimpan obat di kamar mandi atau tempat dengan kelembapan tinggi untuk mencegah perubahan kualitas kaplet.
- Jauhkan Orphen dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan untuk menghindari konsumsi yang tidak disengaja.
- Jangan menyimpan Orphen di dalam lemari es atau membekukannya, kecuali jika disarankan oleh apoteker.
- Buang obat yang sudah kedaluwarsa atau tidak digunakan lagi sesuai dengan petunjuk dari apotek atau otoritas kesehatan setempat.
Efek Samping Orphen
Sama seperti obat-obatan lainnya, Orphen mungkin dapat memicu efek samping pada beberapa individu. Contohnya efek sampingnya seperti:
- Kantuk.
- Pusing.
- Mulut kering.
- Gangguan pencernaan.
Jika efek samping berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan dokter.
Interaksi Orphen
Orphen dapat berinteraksi dengan obat lain, seperti:
- Obat penenang atau depresan sistem saraf pusat (SSP).
- Antikolinergik.
- Monoamine oxidase inhibitors (MAOI).
- Alkohol.
Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi Orphen bersama obat lain untuk menghindari interaksi yang tidak diinginkan.
Kontraindikasi Orphen
Orphen tidak direkomendasikan untuk pasien dengan kondisi berikut:
- Orang yang memiliki alergi terhadap chlorpheniramine.
- Pengidap serangan asma akut.
- Pengidap infeksi saluran pernapasan bawah.
- Bayi prematur atau baru lahir.
Anak ibu alami alergi dingin? Ini Obat Alergi Dingin yang Aman dan Biasa Dokter Resepkan.
Kesimpulan
Nah, sekarang kamu sudah tahu kan, obat orphen untuk apa? Orphen adalah antihistamin yang kerap direkomendasikan untuk meredakan gejala alergi. Namun, penggunaannya harus sesuai dengan petunjuk dan memperhatikan kondisi kesehatan individu.
Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini, terutama jika kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat lain.
Konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam kini lebih mudah dan praktis melalui Halodoc.
Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan obat tanpa antre di Toko Kesehatan Halodoc. Produk kesehatannya 100% asli dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.