Waspada, Virus Polio Berpotensi Sebabkan AFP

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Rizal Fadli   27 Maret 2023

“Acute Flaccid Paralysis (AFP) merupakan kondisi kelumpuhan akut yang terjadi secara tiba-tiba dan mengakibatkan hilangnya fungsi motorik di beberapa bagian tubuh yang disebabkan oleh virus polio.”

Waspada, Virus Polio Berpotensi Sebabkan AFPWaspada, Virus Polio Berpotensi Sebabkan AFP

Halodoc, Jakarta – Virus polio atau terkenal juga dengan sebutan poliovirus merupakan penyebab utama poliomyelitis atau umum dengan sebutan penyakit polio. Penyakit ini menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan otot dan bahkan kematian. 

Meskipun telah ada vaksin yang efektif untuk mencegah penyakit ini, namun tetap saja masih menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat. Untuk mengetahui lebih lanjut, kamu dapat membaca artikel mengenai Polio.

Virus Polio Sebabkan AFP

Virus polio juga dapat menyebabkan kelainan serius lainnya, salah satunya adalah Acute Flaccid Paralysis (AFP). Adapun, AFP adalah kondisi kelumpuhan akut yang terjadi secara tiba-tiba dan menyebabkan kehilangan fungsi motorik pada bagian tubuh tertentu.

Selain itu, AFP juga menyebabkan lemahnya lengan dan kaki secara bersamaan dengan hilangnya kekencangan otot dan terkadang nyeri. Gejala ini biasanya bermula dengan pilek, batuk, hidung tersumbat, atau demam dalam beberapa hari hingga berminggu-minggu sebelum timbulnya kelemahan.

Kondisi ini dapat menyerang siapa saja, terutama anak-anak di bawah usia lima tahun. Gejala-gejala yang muncul pada anak biasanya meliputi kesulitan dalam berjalan atau berdiri, kelemahan otot, dan kaku pada bagian tubuh tertentu.

Meskipun sangat jarang terjadi pada negara-negara maju dan terbebas dari krisis kesehatan, tetapi di negara-negara yang masih berada dalam situasi krisis kesehatan, AFP masih menjadi ancaman serius. Hal ini berasal dari berbagai faktor seperti kurangnya akses ke vaksinasi polio, sanitasi yang buruk, dan lingkungan yang tidak bersih.

Pencegahan Penyebaran Virus Polio dan AFP

Untuk mencegah penyebarannya, vaksinasi polio tetap menjadi cara yang paling efektif. Program vaksinasi yang terjadi secara massal di seluruh dunia telah berhasil mengurangi kasus polio dan AFP secara signifikan. Selain itu, menjaga kebersihan dan sanitasi lingkungan juga sangat penting untuk dilakukan.

Dalam situasi pandemi COVID-19 yang sedang terjadi saat ini, vaksinasi polio dan program imunisasi lainnya menjadi semakin penting untuk dilakukan. Dalam beberapa negara, program imunisasi terpaksa ditunda atau bahkan dihentikan sementara karena pandemi COVID-19. Namun, hal ini dapat berdampak negatif pada upaya pencegahan penyebarannya.

Dalam kesimpulannya, virus polio dapat berpotensi menyebabkan AFP yang dapat mengakibatkan kelumpuhan otot dan dampak serius pada kesehatan anak-anak. Oleh karena itu, vaksinasi polio tetap menjadi langkah pencegahan utama. Selain itu, menjaga kebersihan dan sanitasi lingkungan juga menjadi faktor penting lainnya yang tidak boleh terabaikan.

Sebelum melakukan vaksinasi ada baiknya untuk memeriksakan kesehatan terlebih dahulu. Gunakan aplikasi Halodoc untuk berkonsultasi dengan dokter di rumah sakit terdekat, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Jadi tunggu apalagi, segera download Halodoc!

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2023. Polio
HSE Health Protection Surveillance Centre. Diakses pada 2023. Acute Flaccid Paralysis (AFP) Surveillance
Web MD. Diakses pada 2023. Acute Flaccid Myelitis (AFM) vs.Polio