
Kenali Manfaat Teh Hijau yang Baik Dikonsumsi saat Diet
“Teh hijau memiliki kandungan sejumlah senyawa yang dapat membantu proses pembakaran lemak pada tubuh. Salah satunya kandungan epigallocatechin gallate (EGCG) yang terbukti dapat meningkatkan metabolisme.”

DAFTAR ISI
- Manfaat Konsumsi Teh Hijau saat Diet
- Kandungan Teh Hijau yang Mendukung Diet
- Manfaat Lain dari Konsumsi Teh Hijau
- Cara Tepat Mengonsumsi Teh Hijau untuk Diet
- Tips Meningkatkan Efektivitas Teh Hijau dalam Diet
- Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Diet dengan Teh Hijau
- Rekomendasi Pola Makan Sehat Pendukung Diet Teh Hijau
- FAQ
Teh hijau merupakan salah satu minuman yang memiliki banyak peminat. Alasannya, minuman yang berasal dari tanaman herbal camellia sinensis ini diyakini memiliki banyak manfaat. Sebab, teh hijau tinggi akan kandungan zat antioksidan seperti enzim, asam amino, dan polifenol.
Selain itu, teh hijau juga mengandung vitamin B, folat, mangan, potasium, magnesium, dan kafein. Adapun, salah satu manfaat teh hijau yang dikenal luas hingga kini adalah mampu menurunkan berat badan. Alhasil, teh hijau diyakini baik dikonsumsi ketika sedang diet.
Manfaat Konsumsi Teh Hijau saat Diet
Faktanya, teh hijau mengandung sejumlah senyawa yang dapat membantu mengurangi lemak tubuh. Nah, salah satu senyawa yang terkandung di dalam minuman ini adalah kafein.
Meskipun secangkir teh hijau mengandung lebih sedikit kafein (24 hingga 40 miligram) daripada secangkir kopi (100 hingga 200 miligram), kafein masih cukup untuk memberikan efek ringan.
Kafein adalah stimulan terkenal yang ditemukan membantu pembakaran lemak dan meningkatkan kinerja olahraga dalam banyak penelitian. Selain itu, kandungan epigallocatechin gallate (EGCG), juga menjadi salah satu daya tarik minuman ini untuk diet. Sebab, zat ini terbukti dapat meningkatkan metabolisme.
Menariknya lagi, teh hijau juga diyakini dapat membantu proses mobilisasi lemak dari sel lemak pada tubuh. Mekanisme alami ini berkaitan dengan proses pembakaran lemak.
Pasalnya untuk bisa membakar lemak, tubuh perlu terlebih dahulu memecah sel lemak dan memindahkannya ke aliran darah. Penelitian pada hewan yang terbit pada 2003 silam menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam teh hijau dapat membantu proses perpindahan lemak ini.
Kandungan Teh Hijau yang Mendukung Diet
Efektivitas teh hijau dalam mendukung program diet berasal dari kombinasi kandungan aktifnya:
- Katekin (EGCG): Antioksidan kuat yang meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak.
- Kafein: Stimulan alami yang menekan nafsu makan dan meningkatkan energi.
- Theanine: Asam amino yang memberikan efek relaksasi dan dapat mengurangi stres, faktor yang sering memicu makan berlebihan.
Beberapa nutrisi lainnya meliputi:
- Polifenol: Antioksidan kuat yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
- Vitamin dan mineral: Teh hijau mengandung vitamin C, vitamin K, asam folat, dan mineral seperti kalium dan magnesium dalam jumlah kecil.
- Theanine: Asam amino yang memberikan efek relaksasi dan dapat meningkatkan fungsi kognitif.
Manfaat Lain dari Konsumsi Teh Hijau
Tak hanya bermanfaat ketika dikonsumsi selama diet, minuman sehat ini juga memiliki sejumlah manfaat lain bagi tubuh, yaitu:
1. Meningkatkan Fungsi Otak
Teh hijau tidak hanya membuat seseorang tetap waspada, tetapi juga dapat membantu meningkatkan fungsi otak. Hal ini berkaitan dengan bahan aktif utamanya yaitu kafein, yang dikenal sebagai stimulan.
Nah, kafein yang terkandung pada minuman ini cukup untuk menghasilkan stimulasi tanpa menyebabkan efek gelisah yang terkait dengan terlalu banyak mengonsumsi kafein.
Perlu diingat bahwa kafein memengaruhi otak dengan memblokir neurotransmitter penghambat yang disebut adenosin.
Mekanisme tersebut akan meningkatkan penembakan neuron dan konsentrasi neurotransmitter seperti dopamin dan norepinefrin.
Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan berbagai aspek fungsi otak, termasuk suasana hati, kewaspadaan, waktu reaksi, dan memori.
2. Mencegah Penyakit Kardiovaskuler
Penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung dan stroke, adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia.
Nah, teh hijau terbukti dapat menurunkan kolesterol total dan LDL (jahat), serta melindungi partikel LDL dari oksidasi.
Banyak studi yang juga menunjukkan bahwa orang yang minum teh hijau memiliki risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah.
Cara Tepat Mengonsumsi Teh Hijau untuk Diet
Untuk mendapatkan manfaat teh hijau secara optimal dalam program diet, perhatikan beberapa hal berikut:
- Tanpa gula: Hindari menambahkan gula, madu, atau pemanis lainnya. Pemanis akan menambah kalori dan mengurangi efektivitas teh hijau.
- Waktu yang tepat: Minumlah teh hijau di pagi hari atau sebelum berolahraga untuk meningkatkan energi dan pembakaran lemak. Hindari minum teh hijau sebelum tidur karena kandungan kafeinnya dapat mengganggu kualitas tidur.
- Jumlah yang dianjurkan: Konsumsi 2-3 cangkir teh hijau per hari umumnya dianggap aman dan efektif untuk mendukung diet.
- Variasi: Tambahkan perasan jeruk nipis atau lemon untuk memberikan rasa segar dan meningkatkan penyerapan antioksidan.
Tips Meningkatkan Efektivitas Teh Hijau dalam Diet
- Kombinasikan dengan olahraga: Olahraga teratur meningkatkan efek pembakaran lemak teh hijau.
- Perhatikan kualitas teh: Pilih teh hijau berkualitas baik, seperti teh hijau Jepang (Matcha, Sencha) yang dikenal memiliki kandungan katekin tinggi.
- Konsisten: Minumlah teh hijau secara teratur sebagai bagian dari rutinitas harian Anda.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Diet dengan Teh Hijau
- Bukan solusi tunggal: Teh hijau adalah pendukung diet, bukan pengganti pola makan sehat dan olahraga. Diet seimbang yang kaya buah, sayur, dan biji-bijian tetap menjadi kunci utama.
- Batasi kafein: Konsumsi kafein berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti jantung berdebar, gangguan tidur, dan kecemasan. Perhatikan asupan kafein dari sumber lain seperti kopi dan minuman energi.
- Potensi interaksi Obat: Konsultasikan dengan dokter jika kamusedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, karena teh hijau dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat.
- Efek samping: Konsumsi teh hijau berlebihan dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti mual, diare, atau sakit perut.
Rekomendasi Pola Makan Sehat Pendukung Diet Teh Hijau
Untuk memaksimalkan manfaat teh hijau dalam diet, kombinasikan dengan pola makan sehat berikut:
- Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah: Sumber serat, vitamin, dan mineral yang penting untuk kesehatan dan membantu merasa kenyang lebih lama.
- Pilih Sumber Protein Tanpa Lemak: Ikan, ayam tanpa kulit, tahu, tempe, dan kacang-kacangan membantu membangun dan mempertahankan massa otot.
- Batasi Makanan Olahan dan Tinggi Gula: Makanan olahan dan minuman manis umumnya tinggi kalori dan rendah nutrisi.
- Penuhi Kebutuhan Cairan: Minum air putih yang cukup membantu metabolisme tubuh dan mengurangi rasa lapar.
Itulah penjelasan mengenai manfaat mengonsumsi teh hijau saat diet. Selain mengonsumsi minuman sehat yang dapat memberi khasiat bagi tubuh, pastikan juga periksakan kondisi kesehatan secara rutin dengan cara hubungi dokter di Halodoc.
Di Halodoc, kamu juga bisa mengikuti program diet Halofit untuk mendapatkan tubuh ideal.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter di Halodoc!

Healthline. Diakses pada 2026. How Green Tea Can Help You Lose Weight.
Healthline. Diakses pada 2026. 10 Evidence-Based Benefits of Green Tea.
Medical News Today. Diakses pada 2026. Does green tea help weight loss?
NIH. Diakses pada 2026. Enzymology of methylation of tea catechins and inhibition of catechol-O-methyltransferase by (-)-epigallocatechin gallate.
FAQ
1. Apakah teh hijau benar-benar efektif untuk menurunkan berat badan?
Teh hijau dapat membantu menurunkan berat badan karena kandungan katekin dan kafeinnya. Namun, efeknya akan lebih optimal jika diimbangi dengan diet sehat dan olahraga teratur.
2. Berapa banyak teh hijau yang sebaiknya saya minum setiap hari saat diet?
2-3 cangkir teh hijau per hari umumnya dianggap aman dan efektif.
3. Apakah teh hijau aman untuk semua orang?
Sebagian besar orang dapat mengonsumsi teh hijau dengan aman. Namun, wanita hamil atau menyusui, serta orang dengan kondisi medis tertentu, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi teh hijau secara teratur.


