Intip Cara Mengatasi Batuk dan Pilek dengan Cara Praktis
Ada beberapa cara untuk mengatasi batuk pilek di rumah, mulai memenuhi kebutuhan cairan, hingga menggunakan obat-obatan.

DAFTAR ISI
- Gejala Batuk Pilek
- Bagaimana Cara Agar Batuk dan Pilek Cepat Sembuh?
- Rekomendasi Obat untuk Mengatasi Batuk dan Pilek
- Kapan Harus ke Dokter?
- FAQ
Batuk dan pilek mungkin terdengar sepele. Namun, masalah kesehatan yang merupakan gejala dari common cold ini, dapat mengganggu aktivitas harian.
Gejala yang muncul biasanya berupa batuk, bersin, hidung tersumbat, hingga sakit tenggorokan.
Pada kebanyakan kasus, batuk dan pilek bisa sembuh dalam waktu 7-10 hari dengan perawatan rumahan. Lantas, apa saja perawatan rumahan untuk mengatasi batuk pilek? Yuk, simak pembahasannya!
Gejala Batuk Pilek
Batuk dan pilek bisa terjadi akibat infeksi virus pada hidung dan tenggorokan.
Umumnya, jenis virus yang menyerang adalah rhinovirus.
Virus ini mudah menular ke orang lain, serta menempel di permukaan benda selama beberapa hari.
Jadi, jika kamu melakukan kontak dekat dengan orang yang mengidap batuk dan pilek, atau menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi virus, kamu berisiko untuk tertular.
Gejala batuk dan pilek umumnya adalah:
- Hidung tersumbat dan berair.
- Bersin.
- Demam ringan.
- Sakit tenggorokan.
- Batuk.
- Sakit kepala.
- Kelelahan.
- Keluarnya cairan atau lendir dari hidung yang mengental.
Jenis batuk yang bisa dialami ada dua, yaitu batuk kering dan batuk berdahak. Batuk kering disebut juga batuk non-produktif, terjadi ketika tidak ada dahak atau lendir yang dikeluarkan tubuh. Sementara itu, batuk berdahak atau batuk produktif sebaliknya, ditandai dengan keluarnya lendir atau dahak.
Baca juga artikel lainnya di sini: 4 Cara Ampuh Mengatasi Batuk Berdahak.
Bagaimana Cara Agar Batuk dan Pilek Cepat Sembuh?
Pada dasarnya, batuk dan pilek bisa disembuhkan dengan mudah, melalui perawatan rumahan dan minum obat. Berikut ini tips perawatan yang bisa dilakukan:
1. Minum air putih yang cukup
Saat mengalami batuk dan pilek, sangat penting untuk memastikan tubuh terhidrasi dengan baik. Jadi, kamu perlu minum air putih yang cukup.
Sebagai tambahan asupan cairan, kamu juga bisa mengonsumsi sup, jus buah, atau air lemon hangat.
2. Istirahat
Karena sistem kekebalan tubuh sedang bekerja melawan infeksi virus, maka kamu perlu membantunya. Salah satu caranya adalah dengan beristirahat.
Selain membantu mempercepat pemulihan, istirahat juga dapat mengurangi risiko penularan penyakit ke orang lain.
3. Atur suhu ruangan
Meski kesannya sepele, mengatur suhu ruangan yang tepat juga bisa membantu meredakan gejala.
Bila dirasa udara di ruangan terlalu kering, cobalah gunakan humidifier untuk menjaga kelembapan yang sesuai.
4. Kumur air garam
Berkumur air garam juga dapat meringankan sakit tenggorokan akibat batuk dan pilek.
Caranya, larutkan setengah sendok teh garam dalam segelas air hangat, dan gunakan untuk berkumur.
Namun, pastikan airnya tidak terlalu panas agar tidak mengiritasi tenggorokan, ya.
5. Menghirup uap
Hidung tersumbat akibat batuk dan pilek tentunya sangat mengganggu.
Untuk meredakannya, kamu bisa coba hirup uap dengan air hangat dicampur dengan minyak eukaliptus.
Uap membantu menenangkan jaringan hidung dan tenggorokan, sehingga napas jadi terasa lebih lega.
Baca juga: Vicks Vaporub, Obat gosok dengan Eucalyptus, Menthol & Camphor
6. Minum obat OTC
Guna meredakan gejala batuk dan pilek, ada beberapa obat OTC (over the counter) atau obat bebas yang bisa kamu minum, yaitu:
- Paracetamol atau ibuprofen, untuk mengatasi sakit kepala, demam, dan nyeri.
- Antihistamin seperti diphenhydramine, untuk mengurangi bersin-bersin dan hidung meler.
- Dekongestan seperti pseudoephedrine, untuk mengatasi hidung tersumbat.
- Ekspektoran, seperti guaifenesin, untuk melonggarkan batuk atua produksi lendir.
- Antitusif seperti dextrometorphan, untuk membantu meredakan batuk.
7. Coba topical balm (Obat Gosok)
Selain obat oral atau yang diminum, kamu juga bisa meredakan gejala batuk dan pilek dengan topical balm atau obat gosok.
Kamu bisa menggunakan obat gosok atau balsam yang mengandung eucalyptus oil, menthol, dan camphor.
Bahan alami tersebut bermanfaat meredakan gejala batuk pilek hidung karena flu. Selain meredakan gejala batuk, eucalyptus juga dapat memberi sensasi nyaman dan rasa hangat.
Rekomendasi Obat untuk Mengatasi Batuk dan Pilek
Berikut adalah obat yang dapat membantumu mengatasi batuk dan pilek:
1. Panadol Cold & Flu 10 Kaplet

Rekomendasi obat pertama adalah Panadol Cold & Flu yang merupakan tablet untuk mengatasi batuk dan meredakan flu.
Kandungan paracetamol, pseudoephedrine HCl, dan dextromethorphan HBr pada obat ini pun juga dapat mengatasi gejala flu seperti demam, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, dan nyeri di kepala.
Obat ini dapat dikonsumsi orang dewasa sebanyak 3 kali sehari sebanyak 1 kaplet.
Mulai dari: Rp20.000 per strip.
Beli Panadol Cold & Flu 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc.
2. Paratusin 10 Tablet

Paratusin merupakan obat yang berguna untuk meringankan gejala-gejala flu dan batuk.
Obat ini memiliki kandungan noscapine, chlorpheniramine, dan paracetamol.
Selain itu, Paratusin mampu menurunkan demam dan meredakan hidung tersumbat.
Kamu dapat mengonsumsi obat ini setelah makan sesuai dengan dosis yang tertera pada kemasan.
Mulai dari: Rp19.800 per strip.
Beli Paratusin 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc.
3. Tremenza Sirup 60 ml

Tremenza merupakan sirup pereda flu dan batuk yang mengandung Pseudoephedrine dan Triprolidine HCl.
Kombinasi kedua kandungan ini mampu meringankan gejala flu seperti hidung tersumbat, demam, dan alergi.
Obat Tremenza dapat dikonsumsi oleh orang dewasa dan anak-anak di atas 2 tahun.
Pastikan untuk memberikan obat ini sesuai dengan dosis dan aturan pakai yang sesuai dengan anjuran dokter.
Mulai dari: Rp31.000 per botol
Beli Tremenza Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc.
4. Nalgestan 4 Tablet

Rekomendasi obat selanjutnya adalah Nalgestan yang merupakan obat tablet dengan kandungan Phenylpropanolamine HCl dan Chlorpheniramine maleate.
Kandungan ini dapat mengatasi hidung tersumbat, salesma, bersin-bersin, sinusitis dan rinitis alergi.
Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan sebanyak 3-4 kali sehari 1 tablet.
Mulai dari: Rp11.000 per strip.
Beli Nalgestan 4 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc.
5. Alpara 10 Kaplet

Alpara adalah kaplet untuk meredakan batuk dan flu.
Kandungan paracetamol dan phenylpropanolamine HCl membantu meringankan demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin.
Obat Alpara ini dapat dikonsumsi orang dewasa sebanyak 1 kaplet untuk 3 kali sehari.
Sedangkan anak-anak usia 6-12 hanya perlu mengonsumsi ½ kaplet untuk 3 kali sehari.
Mulai dari: Rp15.700 per strip.
Beli Alpara 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc.
Itulah cara untuk mengatasi batuk dan pilek serta rekomendasi obatnya.
Jika mengatasi gejala batuk dan pilek terus berlanjut, konsultasikan saja langsung pada dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc. Dokter dapat membantu memberikan saran dan pengobatan yang paling sesuai untuk kondisimu.
Kapan Harus ke Dokter?
Meskipun batuk dan pilek umumnya sembuh dengan sendirinya, ada kondisi tertentu yang memerlukan perhatian medis.
Segera periksakan diri ke dokter jika gejala tidak membaik setelah beberapa minggu, mengalami sesak napas, nyeri dada, demam tinggi, atau batuk berdarah.
Kondisi yang memerlukan pemeriksaan dokter:
- Gejala tidak membaik setelah beberapa minggu.
- Sesak napas.
- Nyeri dada.
- Demam tinggi.
- Batuk berdarah.
Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc.
Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada.
Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat!
Referensi:
John Hopkins Medicine. Diakses pada 2026. Common Cold.
Very Well Health. Diakses pada 2026. Is Your Cold Causing a Wet or Dry Cough?
Medical News Today. Diakses pada 2026. Eight Home Remedies For Treating a Cold.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. The Common Cold and the Flu.
FAQ
1. Apakah batuk pilek menular?
Ya, batuk pilek sangat menular, terutama pada beberapa hari pertama setelah timbulnya gejala.
2. Apakah antibiotik efektif untuk mengatasi batuk pilek?
Antibiotik tidak efektif untuk mengatasi batuk pilek yang disebabkan oleh virus. Antibiotik hanya efektif untuk infeksi bakteri.
3. Apakah batuk pilek bisa dicegah dengan vaksin?
Vaksin flu dapat membantu mencegah influenza, tetapi tidak melindungi terhadap semua jenis virus penyebab batuk pilek.
4. Bagaimana cara membedakan batuk pilek dengan alergi?
Alergi biasanya disertai dengan gejala seperti mata gatal dan berair, serta ruam kulit. Batuk pilek umumnya disertai dengan demam dan sakit tenggorokan.
5. Berapa lama normalnya flu dan batuk?
Flu dan batuk umumnya akan membaik dalam 7–14 hari, tergantung penyebab dan daya tahan tubuh. Flu biasanya sembuh dalam 1 minggu, sementara batuk bisa bertahan sedikit lebih lama dan masih dianggap normal selama tidak ada gejala berat.


