Ad Placeholder Image

Ini Syarat Vaksin HPV yang Wajib Diketahui

9 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlian Dimas SpDVE   30 Januari 2026

Kamu perlu penuhi syarat-syarat berikut ini sebelum mendapatkan vaksin HPV.

Ini Syarat Vaksin HPV yang Wajib DiketahuiIni Syarat Vaksin HPV yang Wajib Diketahui

DAFTAR ISI


Human papillomavirus (HPV) adalah virus yang menyebar melalui aktivitas seksual. 

Seringkali, tubuh dapat mendeteksi dan membersihkan HPV. Namun, jika virus ini bertahan lama di dalam tubuh, maka dapat menyebabkan kanker, vaksinasi HPV membantu mencegah kanker pada pria dan wanita.

Vaksin HPV melindungi dari kutil kelamin dan sebagian besar kasus kanker serviks, serta kanker vagina, vulva, penis, atau anus yang disebabkan oleh HPV. 

Selain itu, vaksin HPV juga melindungi dari kanker mulut, tenggorokan, kepala, dan leher yang disebabkan oleh HPV.

Vaksin ini memberikan cara aman bagi tubuh untuk mengembangkan kesadaran sistem kekebalan terhadap beberapa jenis HPV. 

Dengan begitu, tubuh akan lebih mudah membersihkan jenis virus tersebut jika seseorang terinfeksi di kemudian hari.

Syarat untuk Bisa Mendapatkan Dosis Vaksin HPV

Syarat untuk mendapatkan dosis vaksin HPV mungkin bervariasi berdasarkan kondisi medis penerima dan regulasi yang berlaku. 

Namun, secara umum, beberapa syarat yang umumnya diperlukan untuk mendapatkan vaksin HPV meliputi: 

1. Usia

Vaksin HPV umumnya hanya direkomendasikan untuk kelompok usia tertentu, yaitu: 

  • Remaja dan Dewasa Muda. Vaksin HPV biasanya direkomendasikan untuk diberikan pada remaja dan dewasa muda. Di banyak negara, vaksin ini dianjurkan untuk anak perempuan dan laki-laki yang berusia antara 9 hingga 26 tahun. Usia paling ideal untuk memulai vaksinasi adalah 11 atau 12 tahun.
  • Usia diatas 26 Tahun. Pada beberapa situasi, vaksinasi juga dapat diberikan kepada orang dewasa hingga usia 45 tahun, terutama jika mereka belum mendapatkan vaksin sebelumnya. Namun, efektivitas vaksin akan lebih optimal jika diberikan pada usia yang lebih muda sebelum terpapar virus HPV.

2. Status kesehatan

Vaksin HPV juga direkomendasikan untuk penerima dengan kondisi kesehatan tertentu agar vaksin dapat bekerja secara maksimal, yaitu:

  • Tidak Sedang Hamil. Vaksin HPV tidak direkomendasikan untuk wanita yang sedang hamil. Ini karena belum ada cukup data tentang keamanan vaksin ini selama kehamilan. Oleh karena itu, jika sedang hamil, sebaiknya menunda vaksinasi HPV hingga setelah melahirkan. Setelah melahirkan, kamu dapat mendiskusikan dengan dokter kapan waktu yang tepat untuk memulai atau melanjutkan vaksinasi.
  • Tidak Sedang Sakit Parah. Vaksinasi HPV juga tidak dianjurkan bagi individu yang sedang mengalami penyakit serius atau kondisi kesehatan yang berat. Misalnya, jika seseorang sedang dalam perawatan intensif atau mengalami infeksi parah, sebaiknya menunggu hingga kondisi kesehatan mereka stabil dan membaik sebelum menerima vaksin untuk  meminimalkan risiko komplikasi.
  • Tidak Ada Riwayat Alergi Terhadap Komponen Vaksin. Orang yang memiliki riwayat alergi parah terhadap komponen vaksin HPV atau terhadap dosis vaksin sebelumnya sebaiknya tidak menerima vaksinasi ini. Reaksi alergi yang serius dapat mencakup gejala seperti kesulitan bernapas, pembengkakan parah, atau ruam yang luas dan gatal.

Itulah beberapa syarat vaksin HPV yang perlu dipenuhi untuk mendapatkan dosis vaksin HPV. 

Mematuhi syarat-syarat tersebut penting untuk memaksimalkan efektivitas vaksin dan meminimalkan risiko komplikasi akibat vaksin HPV.

Untuk informasi yang lebih lanjut terkait syarat vaksin HPV, kamu bisa langsung tanyakan pada dokter di Halodoc.

Vaksin HPV Bisa di Rumah Pakai Halodoc

Nah, agar lebih praktis, kamu bisa gunakan Halodoc untuk mendapatkan vaksin di rumah. Halodoc memiliki layanan vaksin HPV Homecare sehingga kamu akan lebih mudah untuk membuat janji guna melakukan pemeriksaan kesehatan. 

Layanan Vaksinasi HPV Nonavalen adalah vaksin yang memberikan perlindungan aktif terhadap sembilan jenis HPV, yaitu tipe 6, 11, 16, 18, 31, 33, 45, 52, dan 58. Jenis-jenis HPV tersebut merupakan penyebab utama berbagai gangguan kesehatan, seperti kanker serviks, vulva, vagina, anus, serta kutil kelamin.

Berikut beberapa keunggulan melakukan imunisasi anak dan vaksin dewasa lewat layanan Homecare & Vaksinasi di Halodoc:

  • Vaksinasi diberikan 100% oleh Dokter Khusus Vaksinasi. Ini Daftar Dokter yang Tangani Layanan Vaksin Halodoc Homecare.
  • Protokol kesehatan ketat. Ini Daftar Phlebotomist yang Tangani Layanan Tes Lab Halodoc.
  • Setelah vaksin diberikan, petugas medis akan melakukan observasi kondisi kesehatanmu untuk memastikan tidak ada efek samping yang berbahaya.
  • Partner resmi produsen vaksin internasional sehingga vaksin terjamin keasliannya dan sudah terdaftar BPOM. 
  • Hemat waktu dan biaya. 
  • Harga vaksin mulai dari Rp2.260.000,-, kamu bahkan bisa melakukan family booking untuk mendapatkan ekstra diskon.
  • Tanpa perlu antre menunggu.
  • Tidak ada biaya tambahan.
  • Setelah tindakan, kamu akan mendapat gratis voucher senilai 25rb di Halodoc untuk chat dokter.

Begini cara pemesanannya:

Kamu bisa order layanan Halodoc Homecare melalui aplikasi atau hubungi langsung nomor WhatsApp Official Halodoc Homecare di 0888-0999-9226.

Untuk pemesanan di aplikasi Halodoc, berikut ini langkahnya:

  • Download aplikasi Halodoc terlebih dahulu di Play Store dan Google App.
  • Kemudian masuk ke aplikasi dan pilih ‘Lab, Vaccine & Homecare’.
  • Pilih kategori layanan Homecare yang kamu butuhkan.
  • Lalu, tentukan tanggal dan jadwal kunjungan yang kamu inginkan.
  • Setelah kamu menyelesaikan pembayaran di aplikasi Halodoc, admin Halodoc Homecare akan menghubungimu melalui WhatsApp untuk mengonfirmasi jadwal dan alamat. Jadwal bisa berubah menyesuaikan dengan ketersediaan petugas lab, kendala yang berkaitan dengan cuaca, atau kendala lainnya. Jadi, pastikan nomor kamu dapat dihubungi.

Tunggu apa lagi? Yuk booking sekarang!

Booking Vaksinasi HPV Kuadrivalen Lebih Mudah di Rumah Pakai Halodoc.

Hubungi Dokter Ini untuk Info Seputar Vaksin HPV

Apabila kamu atau orang terdekat memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait syarat vaksin HPV, segera hubungi dokter spesialis obgyn di Halodoc.

Dokter membantu memberikan saran, konsultasi, dan edukasi secara lengkap agar kamu bisa memenuhi syarat vaksin HPV. 

Nah, berikut ini terdapat beberapa dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang sudah berpengalaman dan mendapatkan ulasan yang baik dari para pasien yang sebelumnya mereka tangani.

Ini daftarnya:

1. dr. Marsell Phang Sp.OG

Dokter Marsell Phang Sp.OG merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya pada 2012 dan Universitas Sam Ratulangi pada 2018. 

Ia saat ini berpraktik di Gresik, Jawa Timur, dan tergabung sebagai tergabung sebagai anggota Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI).

Memiliki pengalaman selama 12 tahun, ia mampu memberikan informasi dan layanan konsultasi di Halodoc terkait syarat vaksin HPV, perawatan HPV, maupun masalah reproduksi lainnya. 

Dokter Marsell Phang Sp.OG juga bisa memberikan saran terkait penyakit kelamin, kesehatan kandungan, kehamilan berisiko tinggi, program hamil,  dan keluarga berencana.

Chat dr. Marsell Phang Sp.OG mulai dari Rp 55.000,- di Halodoc

2. dr. Effendy Gunawan Sp.OG

Selanjutnya, kamu juga bisa menghubungi dr. Effendy Gunawan Sp.OG. Ia merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha pada 2008 dan Universitas Sam Ratulangi pada 2018. 

Dokter Effendy Gunawan Sp.OG saat ini berpraktik di Tangerang, Banten, dan tergabung sebagai tergabung sebagai anggota Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI).

Dengan pengalaman selama 16 tahun yang ia miliki, dr. Effendy Gunawan Sp.OG. memberikan edukasi maupun layanan konsultasi di Halodoc seputar syarat vaksin HPV.

Ia juga bisa memberikan saran terkait penyakit kelamin, gangguan haid dan hormon, kesuburan, dan kesehatan kandungan. 

Chat dr. Effendy Gunawan Sp.OG mulai dari Rp 55.000,- di Halodoc

3. dr. Lucia Leonie Sp.OG

Kamu juga bisa menghubungi dr. Lucia Leonie Sp.OG. Ia merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Maranatha pada 2011 dan Universitas Hasanuddin pada 2017. 

Dokter Lucia Leonie Sp.OG saat ini berpraktik di Makassar, Sulawesi Selatan dan tergabung sebagai tergabung sebagai anggota Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI).

Dengan pengalaman selama 13 tahun yang ia miliki, dr. Lucia Leonie Sp.OG. memberikan layanan konsultasi di Halodoc terkait syarat vaksin HPV. 

Ia juga bisa memberikan saran terkait perawatan masalah reproduksi, penyakit kelamin, maupun kesehatan kandungan.

Chat dr. Lucia Leonie Sp.OG mulai dari Rp 55.000,- di Halodoc

4. dr. Fitria Angela Umar Sp.OG

Kemudian, kamu juga bisa menghubungi dr. Fitria Angela Umar Sp.OG yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi pada 2015 dan 2022. 

Dokter Fitria Angela Umar Sp.OG  saat ini berpraktik di Makassar, Sulawesi Selatan dan tergabung sebagai tergabung sebagai anggota Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI).

Dengan pengalaman selama 8 tahun yang ia miliki, dr. Fitria Angela Umar Sp.OG. memberikan edukasi dengan layanan konsultasi di Halodoc terkait syarat vaksin HPV.

Ia juga bisa memberikan konsultasi terkait penyakit kelamin, gangguan haid dan hormon, keluarga berencana dan program hamil.  

Chat dr. Fitria Angela Umar Sp.OG mulai dari Rp 55.000,- di Halodoc

5. dr. Gracia Merryane Sp.OG

Pilihan lainnya adalah dr. Gracia Merryane Sp.OG yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi pada 2009 dan 2016. 

Dokter Gracia Merryane Sp.OG  saat ini berpraktik di Tangerang, Banten, dan tergabung sebagai tergabung sebagai anggota Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI).

Dengan pengalaman selama 15 tahun yang ia miliki, dr. Gracia Merryane Sp.OG memberikan layanan konsultasi di Halodoc terkait syarat vaksin HPV.

Chat dr. Gracia Merryane Sp.OG mulai dari Rp 55.000,- di Halodoc

Itulah berbagai daftar dokter spesialis obgyn yang bisa kamu hubungi untuk konsultasi terkait syarat vaksin HPV untuk menunjang kesehatan reproduksimu.

Kamu dapat hubungi dokter spesialis melalui layanan kesehatan online Halodoc yang tersedia 24 jam.

Tak perlu khawatir, privasi kamu akan terjamin dengan aman dengan menggunakan layanan Halodoc

Jangan ragu untuk konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2026. HPV Vaccination Recommendations.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2026. HPV Vaccine Schedule and Dosing.
NHS. Diakses pada 2026. HPV Vaccine.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. HPV vaccine: Who Needs it, How it Works.
Cancer Council. Diakses pada 2026. How to get the HPV vaccine. 

FAQ

1. Sebelum vaksin HPV, apa yang harus dilakukan?

Sebelum kamu mendapatkan vaksin HPV, sebenarnya tidak ada persiapan medis khusus yang rumit, namun pastikan kondisi tubuh kamu sedang dalam keadaan sehat dan tidak sedang mengalami demam tinggi.

Sangat disarankan bagi kamu untuk makan dan minum air putih yang cukup terlebih dahulu guna mencegah risiko pusing atau pingsan sesaat setelah penyuntikan (sinkop).

Bagi kamu yang sudah aktif secara seksual, meskipun tidak diwajibkan sebagai syarat vaksin, melakukan konsultasi dengan dokter atau menjalani pemeriksaan pap smear bisa membantu untuk mengetahui kondisi kesehatan rahim kamu secara lebih menyeluruh sebelum memulai dosis pertama.

2. Siapa yang tidak boleh vaksin HPV?

Vaksin HPV tidak boleh diberikan kepada kamu yang memiliki riwayat reaksi alergi parah atau anafilaksis terhadap dosis vaksin sebelumnya atau terhadap komponen yang terkandung di dalamnya, seperti ragi (yeast).

Selain itu, jika kamu sedang dalam kondisi hamil, pemberian vaksin ini sebaiknya ditunda hingga setelah kamu melewati proses persalinan.

Orang yang sedang mengalami sakit berat atau infeksi akut yang serius juga disarankan untuk menunda jadwal vaksinasi sampai kondisi kesehatan benar-benar pulih kembali agar sistem imun dapat merespons vaksin dengan lebih efektif.

3. Apakah umur 30 masih bisa vaksin HPV?

Kamu masih tetap bisa dan sangat disarankan untuk mendapatkan vaksin HPV meskipun sudah berusia 30 tahun, karena manfaatnya masih diakui secara medis hingga usia 45 tahun.

Meskipun efektivitas maksimal didapatkan jika vaksin diberikan sebelum seseorang aktif secara seksual, pemberian di usia dewasa tetap memberikan proteksi penting terhadap jenis virus HPV lain yang mungkin belum pernah menginfeksi kamu.

Pada kelompok usia ini, dokter biasanya akan memberikan regimen tiga dosis penyuntikan dalam periode enam bulan untuk memastikan tingkat perlindungan yang optimal dalam mencegah risiko kanker serviks di masa depan.