Ad Placeholder Image

Ini 6 Tindakan Medis untuk Mengatasi Ambeien

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   30 Januari 2026

“Wasir atau disebut juga dengan ambeien adalah masalah kesehatan yang umum terjadi, terutama pada wanita hamil. Kondisi ini muncul saat pembuluh darah yang letaknya di bawah anus dan rektum mengalami pembengkakan karena terjadi peningkatan tekanan pada bagian bawah rongga perut.”

Ini 6 Tindakan Medis untuk Mengatasi AmbeienIni 6 Tindakan Medis untuk Mengatasi Ambeien

DAFTAR ISI


Ambeien memang menimbulkan gejala yang tidak nyaman. Bahkan, pada beberapa kondisi, masalah kesehatan ini bisa menyebabkan sulit buang air besar dan BAB berdarah. 

Memang, gejala tersebut sebenarnya bisa ditangani dengan penanganan rumahan selama beberapa waktu. Namun, penanganan medis juga dibutuhkan untuk mencegah wasir memburuk dan mengakibatkan komplikasi.

Tindakan Medis untuk Mengatasi Ambeien

Ketika ambeien semakin parah dokter biasanya akan menyarankan kamu untuk menjalani prosedur medis, yaitu: 

1. Trombektomi ambeien eksternal

Prosedur ini umumnya bertujuan untuk menghilangkan ambeien luar atau eksternal, benjolan yang muncul di dekat lubang anus. Benjolan ini bisa terlihat dengan mata. 

Apabila terbentuk gumpalan darah pada ambeien eksternal, dokter bisa menyayat gumpalan tadi untuk mengeluarkan dan mengeringkan isinya. Prosedur medis ini terbilang paling efektif dilakukan setidaknya dalam waktu 72 jam setelah gumpalan darah terbentuk. 

Untuk mengatasi gejala ambeien yang ringan atau sedang, ada beberapa obat-obatan yang bisa kamu konsumsi. Baca di artikel ini: “Ini 7 Rekomendasi Obat Ambeien yang Ampuh dan Mudah Ditemukan

2. Ligasi pita karet

Saat menjalani prosedur ini, dokter akan mengikat satu atau dua buah pita kecil berbahan karet pada area sekitar ambeien internal guna memotong aliran darah. Tanpa adanya aliran darah, ambeien akan terlepas sekitar satu minggu setelah prosedur dilakukan. 

Cara ini terbilang efektif untuk beberapa orang karena tidak perlu anestesi dan pengidap bisa beraktivitas seperti biasa esok harinya. Namun, akan muncul rasa nyeri, tidak nyaman, dan perdarahan setelah sekitar dua sampai empat hari, tetapi jarang sekali berdampak buruk. 

3. Suntik skleroterapi

Suntik skleroterapi dilakukan dengan cara menyuntikkan larutan kimia khusus dalam jaringan ambeien untuk membantu mengecilkan ukurannya. 

Suntikan tersebut akan membantu menghilangkan rasa sakit dengan mematikan rasa ujung saraf pada kulit area yang dilakukan penyuntikkan. Sekitar satu setengah bulan setelah prosedur dilakukan, ukuran ambeien akan mengalami penyusutan. 

4. Koagulasi dengan bipolar, laser, dan inframerah

Prosedur medis untuk mengatasi ambeien dengan sinar inframerah atau laser bisa dilakukan untuk membakar jaringan ambeien. Prosedur ini dilakukan dengan tujuan memotong aliran darah yang terdapat pada pembuluh darah vena yang mengalami pembengkakan, sehingga ukurannya tidak bertambah besar. 

Meski begitu, ada risiko terjadinya kekambuhan jika dibandingkan dengan menjalani prosedur ligasi pita karet. 

5. Operasi hemoroidektomi

Lalu, ada pula prosedur hemoroidektomi, prosedur bedah yang efektif untuk mengatasi ambeien berat dan kambuhan. Prosedur ini dilakukan dengan mengangkat jaringan yang berlebihan dan menjadi penyebab perdarahan. 

Prosedur bedah dilakukan dengan anestesi lokal yang dipadukan dengan anestesi spinal, umum, dan pemberian obat penenang. 

Waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan setelah menjalani prosedur ini sekitar dua minggu. Namun, tidak menutup kemungkinan akan membutuhkan waktu lebih lama, yaitu sekitar tiga hingga enam minggu untuk bisa kembali beraktivitas seperti biasa. 

Pun, akan muncul rasa sakit setelah prosedur dilakukan, biasanya dokter akan memberikan obat penghilang nyeri untuk membantu mengurangi rasa sakitnya. 

Mau tahu kapan waktu yang tepat untuk melakukan operasi ambeien? Baca di artikel ini: “Kapan Pengidap Ambeien Perlu Menjalani Operasi?”.

6. Bedah hemorrhoidopexy

Disebut juga sebagai metode stapling, hemorrhoidopexy dilakukan dengan menjepit ambeien yang keluar dari dinding dubur menuju ke anus. 

Prosedur tersebut akan membuat pembuluh vena kembali ke posisinya di bagian dalam rektum sekaligus memutus aliran darah, sehingga benjolan akan menyusut dan cairan yang ada di dalamnya bisa diserap kembali oleh tubuh.  

Dibandingkan dengan prosedur hemoroidektomi, prosedur ini membutuhkan waktu pemulihan yang lebih singkat.

Kamu sudah bisa beraktivitas hanya dalam waktu sekitar tujuh hari setelah operasi. Pun, prosedurnya terbilang tidak terlalu menyakitkan. 

Hubungi Dokter Ini untuk Mengatasi Gejala Ambeien

Tindakan medis untuk ambeien dapat menjadi salah satu pilihan penanganan, terutama bila keluhan tidak membaik dengan perawatan sebelumnya. 

Jenis tindakan yang direkomendasikan biasanya disesuaikan dengan tingkat keparahan dan kondisi masing-masing pasien.

Agar tindakan yang dijalani tepat dan sesuai kebutuhan, konsultasikan kondisi kamu dengan dokter berikut:

  • dr. H. Sopyan Hadi Sp.B, FINACS: Ia adalah dokter spesialis bedah umum dengan pengalaman 19 tahun, lulusan Universitas Sriwijaya (2005, 2018). Saat ini praktik di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, anggota PABI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
  • dr. Devid Ruru Sp.B: Ia adalah dokter spesialis bedah umum dengan pengalaman 14 tahun, lulusan Universitas Brawijaya (2010, 2018). Saat ini praktik di Nunukan, Kalimantan Utara, anggota PABI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.

Rekomendasi dokter di atas dapat menjadi referensi untuk membantu memahami pilihan tindakan medis ambeien yang aman dan sesuai dengan kondisi.

Itu tadi prosedur medis yang dilakukan untuk mengatasi wasir jika pengobatan rumahan dan obat dokter tidak mampu menyembuhkan masalah kesehatan ini.

Sekarang, kalau mau beli obat, kamu tidak harus keluar rumah, cukup klik Toko Kesehatan Halodoc. Produknya terpercaya dengan pengiriman cepat dan aman.

Referensi: 
Harvard Medical School. Diakses pada 2026. Hemorrhoids and What to Do about Them?
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Diseases & Condition. Hemorrhoids.
Healthline. Diakses pada 2026. Hemorrhoids.