
Hati-Hati, Perut Buncit Bisa Disebabkan Oleh Kista
Ketika kista tumbuh di ovarium dan ukurannya mulai membesar, perut juga akan membesar dan terlihat buncit.

DAFTAR ISI
- Mengenal Kista Ovarium yang Bisa Bikin Perut Buncit
- Kondisi Perut Buncit yang Perlu Diwaspadai
- Pilihan Pengobatan dan Penanganan Kista
- Bisakah Kista Dicegah?
Perut buncit merupakan kondisi umum yang biasanya akibat penumpukan lemak di area perut.
Namun, bila perutmu semakin lama semakin membesar dan ada gejala lain, kamu patut curiga karena bisa saja perut buncit akibat kista.
Kista adalah kantong jaringan membran seperti kantung yang berisi cairan, udara atau zat lain.
Kista bisa tumbuh hampir di mana saja di dalam tubuh, termasuk di ovarium pada wanita.
Bila ukuran kista ovarium membesar, perut otomatis akan ikut bertambah besar juga yang membuat bagian tubuh tersebut kelihatan buncit.
Lantas, bagaimana mengenali perut buncit akibat kista? Simak ulasannya di sini!
Mengenal Kista Ovarium yang Bisa Bikin Perut Buncit
Kista ovarium seperti jerawat pada sistem reproduksi wanita. Kantung berisi cairan atau jaringan ini muncul di ovarium atau di permukaannya.
Wanita memiliki dua ovarium, masing-masing seukuran dan berbentuk seperti biji almond, di setiap sisi rahim.
Telur (ovum), yang berkembang dan matang di ovarium, dilepaskan dalam siklus bulanan selama tahun-tahun subur. Kista ovarium cukup umum terjadi, tapi biasanya tidak perlu dikhawatirkan.
Menurut ahli ginekolog di NYU Langone Health, Amerika Serikat (AS), kebanyakan kista ovarium bersifat jinak yang bisa muncul dan hilang bersamaan dengan siklus menstruasi wanita, sehingga tidak memerlukan penanganan lebih lanjut.
Selain itu, menurut ahli onkologi ginekologi di Weill Cornell Medicine dan New York-Presbyterian, AS, mengungkapkan bahwa kebanyakan wanita mengalami kista di bawah 10 sentimeter.
Namun, beberapa bisa tumbuh menjadi sangat besar hingga seukuran buah semangka. Nah, pertumbuhan kista tersebut menyebabkan perut buncit.
Perut buncit akibat kista sering disalah artikan sebagai pertambahan berat badan biasa.
Selain perut yang membuncit, Benarkah Terkena Kista Ovarium Bikin Wanita Sulit Hamil?
Namun, bila hanya perut saja yang membesar dan pertambahan berat badan tersebut tidak disebabkan oleh alasan yang jelas, kamu perlu mewaspadainya.
Kondisi Perut Buncit yang Perlu Diwaspadai
Bila perut buncit disertai oleh gejala-gejala berikut, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.
1. Sakit perut
Gejala kista ovarium yang paling umum adalah nyeri di sisi kanan bawah atau kiri panggul bawah, tepat di mana ovarium berada.
Rasa sakit tersebut biasanya konstan dan akan tetap terasa bahkan setelah siklus menstruasi kamu berakhir.
Ketika kista membesar dan bergerak berputar ke dalam dirinya sendiri, kantung tersebut bisa memutus suplai darah yang menyebabkan rasa sakit yang parah.
2. Rasa penuh atau berat di perut
Kista adalah massa yang menempati ruangan di mana ia bertumbuh. Pada kista ovarium, hal itu bisa memberi kamu perasaan penuh atau berat di perut.
Gejala ini mirip seperti perasaan sembelit. Namun, kista ovarium biasanya muncul di salah satu ovarium, sehingga perasaan penuh hanya akan terasa di salah satu sisi pinggul.
3. Selalu ingin buang air kecil
Keinginan BAK terlalu sering juga termasuk Gejala Kista Ovarium yang Harus Wanita Waspadai.
Kista ovarium juga bisa menekan kandung kemih, sehingga pengidapnya lebih sering ingin buang air kecil.
Pada beberapa wanita, mereka ingin buang air kecil tapi tidak bisa atau sulit melakukannya karena penyumbatan kista.
4. Nyeri saat berhubungan intim
Bila kamu merasa nyeri saat berhubungan intim, hal itu kemungkinan juga bisa disebabkan oleh kista ovarium.
Pada beberapa kasus, ketika kista membesar, ia bisa jatuh di belakang rahim atau tepat di dekat leher rahim.
Hal itu bisa membuat wanita merasa nyeri saat penetrasi yang dalam.
5. Sakit punggung atau kaki
Ruang di panggul tidak terlalu besar, jadi tergantung di mana letak pertumbuhannya di panggul, kista ovarium bisa menyebabkan nyeri punggung atau kaki.
Pertumbuhan massa abnormal tersebut bisa menekan saraf yang berjalan di sepanjang bagian belakang panggul kamu.
Apabila kamu sedang memulai pola makan sehat untuk mengatasi perut buncit, optimalkan perjalanan sehatmu dengan program klinis yang diawasi langsung oleh dokter dan ahli gizi profesional. Yuk, coba Halofit sekarang dan mulai langkah sehatmu hari ini!
Cari tahu info lebih lanjut mengenai Halofit dengan baca artikel berikut:
- Halofit, Layanan Klinik Obesitas Digital dengan Program Klinis dan Menyeluruh
- Paket Halofit Advanced, Program Menurunkan Berat Badan dengan Obat Diet Ampuh
- Paket Halofit Transform, Program Menurunkan Berat Badan dengan Injeksi GLP-1
Pilihan Pengobatan dan Penanganan Kista
Pengobatan kista tergantung pada jenis, ukuran, gejala, dan apakah kista tersebut bersifat kanker atau tidak. Pilihan pengobatan meliputi:
- Observasi (watchful waiting): Dokter akan memantau kista kecil yang tidak menimbulkan gejala.
- Obat-obatan: Pereda nyeri atau pil KB untuk mengatur hormon (terutama untuk kista ovarium).
- Tindakan medis: Aspirasi (penyedotan cairan dari kista) atau operasi pengangkatan kista (laparoskopi/laparotomi).
Bisakah Kista Dicegah?
Tidak semua jenis kista dapat dicegah, tetapi ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risiko:
- Menjaga berat badan ideal dan pola makan sehat.
- Mengelola stres untuk menjaga keseimbangan hormon.
- Pemeriksaan kesehatan reproduksi (USG) secara rutin, terutama bagi wanita.
Itulah penjelasan mengenai perut buncit yang bisa juga disebabkan oleh kista.
Jika kamu memiliki pertanyaan lain tentang kondisi ini, jangan ragu menghubungi dokter di Halodoc!
Berikut ini adalah beberapa rekomendasi dokter di Halodoc yang bisa bantu kamu untuk mengatasi kista:
- Dr. Budi Maryanto Sp.OG
- Dr. Rivo Yulianto Sujono Sp.PD, M.Kes
- Dr. Arsyi Adliah Anwar Sp.OG, M.Kes
- Dr. Arga Patrianagara Sp.B(K)Onk
- Dr. Amir Juliansyah Sp.B(K)Onk
Jika dokter sedang tidak tersedia atau offline, kamu tak perlu khawatir. Sebab kamu bisa membuat janji konsultasi di aplikasi Halodoc.


