Advertisement

Cegah Hipertensi, Pantau Tekanan Darah dengan Smartwatch

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   20 Januari 2026

Penggunaan smartwatch mempermudah deteksi dini hipertensi melalui pemantauan data tekanan darah yang berkelanjutan dan praktis.

Cegah Hipertensi, Pantau Tekanan Darah dengan SmartwatchCegah Hipertensi, Pantau Tekanan Darah dengan Smartwatch

DAFTAR ISI


Hipertensi atau tekanan darah tinggi dikenal sebagai silent killer karena mayoritas gejalanya tidak terlihat. Apabila tidak segera ditangani, kondisi ini berpotensi menyebabkan stroke hingga henti jantung mendadak.

Selain menerapkan gaya hidup sehat, kamu juga wajib memantau tekanan darah secara rutin. Terlebih kalau kamu memiliki riwayat hipertensi di keluargamu.

Menggunakan smartwatch adalah satu cara praktis untuk memantau tekanan darah kapan pun kamu butuhkan. Yuk, simak informasi selengkapnya berikut ini!

Pentingnya Memantau Tekanan Darah secara Rutin Sepanjang Hari

Tekanan darah perlu dipantau karena hipertensi sering kali tidak menunjukkan gejala yang nyata.

Dalam beberapa kasus, gejala bahkan baru terasa ketika tekanan darah sudah terlampau sangat tinggi. Kenali Tanda Darah Tinggi yang Harus Diketahui berikut ini.

Dengan memantau tekanan darah secara teratur, kamu dapat mendeteksi adanya peningkatan tekanan darah sejak dini dan mencegah komplikasi serius. 

Melansir dari Kemenkes, mengukur tekanan darah secara rutin mampu menurunkan risiko stroke, jantung, hingga gagal ginjal dan penyakit lain akibat tekanan darah tinggi. 

Nah, pemantauan rutin dapat membantu dalam pengelolaan tekanan darah yang lebih baik. 

Terutama bagi orang yang sudah didiagnosis hipertensi atau memiliki faktor risikonya.

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko hipertensi, antara lain:

  • Memiliki riwayat genetik hipertensi dari keluarga.
  • Kurang berolahraga atau tidak aktif secara fisik.
  • Memiliki berat badan berlebih.
  • Punya kebiasaan merokok.
  • Mengonsumsi minuman alkohol.
  • Tingkat stres yang tinggi sehingga meningkatkan tekanan darah sementara.
  • Mengidap kondisi kronis tertentu, seperti penyakit ginjal, diabetes, atau sleep apnea.
  • Individu yang mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti pil KB, obat flu, dekongestan, obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas.

Individu dengan kondisi di atas umumnya lebih rentan mengalami hipertensi.

Oleh sebab itu, kelompok individu tersebut sebaiknya rutin memantau tekanan darahnya.

Smartwatch untuk Memantau Tekanan Darah: Bagaimana Caranya?

Teknologi telah memungkinkan pengukuran tekanan darah menjadi lebih mudah dan praktis. Smartwatch hadir sebagai perangkat yang dapat membantu kamu memantau tekanan darah secara berkala.

Smartwatch adalah komputer mini berbentuk jam tangan yang dilengkapi dengan berbagai sensor.

Perangkat ini tidak hanya menampilkan notifikasi dari ponsel pintar, tetapi juga dapat memantau berbagai parameter kesehatan, termasuk detak jantung, kualitas tidur, kadar oksigen dalam darah, dan beberapa model bahkan dilengkapi dengan fitur pengukuran tekanan darah.

Dengan menghubungkan smartwatch ke ponsel pintar, data kesehatan kamu dapat direkam dan dianalisis untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang kondisi kesehatan kamu.

Smartwatch mempermudah pemantauan kesehatan sekaligus mengintegrasikannya ke dalam gaya hidup sehari-hari.

Cara kerja smartwatch dalam mengukur tekanan darah bervariasi tergantung pada modelnya. Beberapa smartwatch menggunakan sensor optik untuk mengukur perubahan volume darah di pergelangan tangan, sementara yang lain menggunakan manset kecil yang mengembang untuk mengukur tekanan darah secara langsung.

Manfaat Menggunakan Smartwatch untuk Memantau Tekanan Darah

Ada beberapa manfaat menggunakan smartwatch untuk memantau tekanan darah:

  • Praktis dan mudah digunakan: Pengukuran dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.
  • Pemantauan berkelanjutan: Smartwatch dapat merekam data tekanan darah secara berkala, sehingga kamu dapat melihat tren dan perubahan dari waktu ke waktu.
  • Pengingat: kamu dapat mengatur pengingat untuk mengukur tekanan darah secara teratur.
  • Motivasi: Memantau tekanan darah secara teratur dapat memotivasi kamu untuk menjalani gaya hidup yang lebih sehat.

Simak informasi lebih dalam terkait Apa itu Hipertensi? Gejala, Penyebab & Pengobatannya berikut ini.

Tips Memilih Smartwatch untuk Memantau Tekanan Darah

Berikut adalah beberapa tips memilih smartwatch yang tepat untuk memantau tekanan darah:

  • Akurasi: Pastikan smartwatch memiliki akurasi yang baik dalam mengukur tekanan darah. kamu dapat membaca ulasan dari pengguna lain atau mencari informasi mengenai validasi klinis dari perangkat tersebut.
  • Fitur: Pilih smartwatch yang memiliki fitur yang kamu butuhkan, seperti pemantauan detak jantung, pelacakan aktivitas fisik, dan notifikasi.
  • Kenyamanan: Pilih smartwatch yang nyaman dipakai sehari-hari. Perhatikan ukuran dan berat perangkat, serta bahan yang digunakan.
  • Kompatibilitas: Pastikan smartwatch kompatibel dengan ponsel pintar kamu.
  • Harga: Sesuaikan pilihan dengan anggaran kamu.

Keterbatasan Smartwatch dalam Mengukur Tekanan Darah

Meskipun praktis, penting untuk diingat bahwa smartwatch memiliki keterbatasan dalam mengukur tekanan darah.

Akurasi pengukuran dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti posisi pergelangan tangan, gerakan tubuh, dan kondisi kulit.

Oleh karena itu, hasil pengukuran dari smartwatch sebaiknya tidak digunakan sebagai pengganti pemeriksaan tekanan darah oleh dokter atau tenaga medis profesional.

Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Yuk, ketahui juga Berbagai Tips & Trik Menjalani Hidup Sehat berikut ini.

Pencegahan Hipertensi yang Bisa Dilakukan Sehari-hari

Selain memantau tekanan darah secara rutin, ada beberapa langkah pencegahan hipertensi yang dapat kamu lakukan sehari-hari:

  • Pola makan sehat: Batasi konsumsi garam, makanan olahan, dan makanan tinggi lemak jenuh. Perbanyak konsumsi buah, sayur, dan biji-bijian.
  • Olahraga teratur: Lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, seperti berjalan kaki, jogging, bersepeda, atau berenang.
  • Jaga berat badan ideal: Jika kamu memiliki berat badan berlebih atau obesitas, usahakan untuk menurunkan berat badan secara bertahap.
  • Kelola stres: Cari cara untuk mengelola stres, seperti meditasi, yoga, atau melakukan hobi yang menyenangkan.
  • Hindari merokok dan konsumsi alkohol berlebihan: Merokok dan konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah.
  • Tidur cukup: Usahakan untuk tidur 7-8 jam setiap malam.

Kamu juga bisa menghubungi dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc untuk mendapatkan informasi lebih akurat seputar pencegahan dan penanganan hipertensi.

Mereka bisa memberikan informasi dan saran perawatan yang tepat sekaligus meresepkan obat.

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Referensi:
American Heart Association. Diakses pada 2026. Maintaining Heart Health: The Importance of Monitoring Blood Pressure; Home Blood Pressure Monitoring.
Medical News Today. Diakses pada 2026. Best Blood Pressure Monitor Watches in 2024.
Million Hearts. Diakses pada 2026. Self-Measured Blood Pressure (SMBP) Monitoring.
Kemenkes. Diakses pada 2026. Ketahui Manfaat Mengukur Tekanan Darah Rutin Sendiri di Rumah, Apa Saja?