Ad Placeholder Image

Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat?

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 02 Oktober 2026

“Toilet jongkok dan toilet duduk seringkali diperdebatkan terkait mana yang lebih sehat. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, tergantung kondisi kesehatan individu tersebut.”

Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat?Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat?

DAFTAR ISI


Memilih toilet jongkok atau toilet duduk sering dikaitkan dengan kenyamanan dan kelancaran buang air besar. Sebagian orang juga mencari informasi tentang larangan jongkok di toilet duduk karena khawatir posisi tersebut dapat merusak toilet atau membahayakan tubuh.

Secara umum, toilet duduk memang dirancang untuk digunakan dengan posisi duduk, bukan dengan berjongkok di atas permukaannya. Kebiasaan berjongkok di toilet duduk dapat meningkatkan risiko kehilangan keseimbangan, terpeleset, atau merusak dudukan toilet.

Toilet Duduk dan Kebiasaan Buang Air Besar

Toilet jongkok dan toilet duduk memiliki perbedaan posisi tubuh saat buang air besar. Pada toilet jongkok, paha lebih dekat ke perut sehingga sudut antara badan dan paha menjadi lebih menekuk, sedangkan toilet duduk mempertahankan posisi tubuh yang lebih tegak.

Posisi jongkok dapat membantu sebagian orang merasa lebih mudah mengejan karena sudut panggul berubah. Namun, bukan berarti seseorang perlu jongkok di atas toilet duduk. Jika ingin memperoleh posisi yang lebih menyerupai jongkok, gunakan bangku pijakan kaki yang kokoh dan sesuai, lalu tetap duduk di dudukan toilet.

Penggunaan toilet duduk dengan cara berdiri atau jongkok di atasnya berisiko menyebabkan jatuh, terutama pada lansia, anak-anak, orang dengan gangguan keseimbangan, atau pengguna yang sedang lemah. Selain itu, tekanan pada dudukan dan tangki toilet dapat menyebabkan kerusakan, sehingga pengguna sebaiknya mengikuti petunjuk penggunaan toilet.

Jika buang air besar terasa sulit, penyebabnya mungkin berkaitan dengan kurang serat, kurang minum, kurang bergerak, kebiasaan menahan buang air besar, atau kondisi medis tertentu. Perubahan posisi saja tidak selalu mengatasi sembelit, sehingga keluhan yang menetap perlu dinilai oleh tenaga kesehatan.

Tips Buang Air Besar yang Nyaman

  • Duduk dengan posisi stabil dan jangan berdiri atau jongkok di atas toilet duduk.
  • Gunakan bangku pijakan kaki yang kokoh bila posisi tersebut membuat buang air besar lebih nyaman.
  • Perbanyak konsumsi makanan berserat, seperti sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
  • Minum cukup air sesuai kebutuhan tubuh dan lakukan aktivitas fisik secara teratur.
  • Jangan menahan dorongan buang air besar dan hindari mengejan terlalu kuat atau terlalu lama.
  • Jaga kebersihan toilet dan pastikan lantai tidak licin untuk mengurangi risiko jatuh.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan keluhan kepada dokter jika sembelit berlangsung berulang, buang air besar disertai darah, nyeri perut berat, muntah, perut membesar, demam, atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas. Keluhan yang muncul setelah jatuh di toilet juga perlu diperiksa, terutama jika terdapat nyeri hebat, pusing, atau sulit bergerak.

Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan arahan sesuai kondisi dan gejala yang dialami.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Kamu dapat berkonsultasi mengenai sembelit, nyeri saat buang air besar, atau keluhan pencernaan lain tanpa harus mengantre di fasilitas kesehatan. Dokter akan membantu menilai gejala dan memberikan anjuran yang sesuai.

Referensi
PubMed. Diakses pada 2026. Comparison of Straining During Defecation in Three Positions: Results and Implications for Human Health.
World Health Organization. Diakses pada 2026. WHO Guidelines on Sanitation and Health.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Gizi Seimbang.
WebMD. Diakses pada 2026. Constipation: Symptoms, Causes and Treatment.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Informasi Obat dan Produk Kesehatan.

FAQ

Apakah boleh jongkok di atas toilet duduk?

Sebaiknya tidak, karena posisi tersebut dapat membuat tubuh kehilangan keseimbangan dan meningkatkan risiko jatuh. Dudukan toilet juga dapat rusak akibat tekanan yang tidak sesuai.

Bagaimana cara membuat posisi toilet duduk lebih nyaman?

Tetap duduk di dudukan toilet dan gunakan bangku pijakan kaki yang kokoh bila diperlukan. Pastikan bangku tidak licin dan tidak mudah bergeser.

Apakah posisi toilet memengaruhi sembelit?

Posisi tubuh dapat memengaruhi kenyamanan saat buang air besar, tetapi sembelit juga dipengaruhi oleh asupan serat, cairan, aktivitas fisik, kebiasaan buang air besar, dan kondisi kesehatan. Jika keluhan menetap atau disertai tanda bahaya, konsultasikan dengan dokter.